TARAKAN – Dalam upaya meningkatkan standar mutu pelayanan kesehatan serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat medik, Puskesmas Pantai Amal menggelar kegiatan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi seluruh stafnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 27, 29, dan 30 Juli 2026, ini diikuti oleh segenap staf medis, paramedis, hingga tenaga non-medis di lingkungan Puskesmas Pantai Amal.
Pelatihan BHD ini menghadirkan dua narasumber utama dari kalangan tenaga medis profesional internal, yaitu dr. Rahim selaku Dokter Ahli Pertama dan dr. Fitri yang bertugas sebagai Dokter Umum.
Dalam pemaparannya, dr. Rahim menjelaskan bahwa pemahaman tentang Bantuan Hidup Dasar sangat vital bagi setiap staf puskesmas tanpa terkecuali, sebab kejadian gawat darurat henti jantung atau henti napas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Ia menekankan konsep golden time atau waktu emas resusitasi, di mana otak manusia hanya mampu bertahan selama empat menit tanpa asupan oksigen sebelum terjadi kerusakan permanen.
Sementara itu, narasumber kedua, dr. Fitri, memandu para peserta secara langsung melalui sesi praktik simulasi penanganan pasien henti jantung dan henti napas sesuai pedoman resusitasi jantung paru (RJP) terkini.
Para peserta dilatih menguasai tahapan BHD secara urut dan sistematis, mulai dari pemastian keamanan lokasi (Danger), penilaian kesadaran (Response), pemanggilan bantuan (Call for Help), hingga teknik kompresi dada yang berkualitas tinggi (High-Quality CPR).
Selain teknik kompresi dan pemberian ventilasi bantuan, dr. Fitri juga mengedukasi peserta mengenai penggunaan Automated External Defibrillator (AED) serta pengenalan rantai kelangsungan hidup (Chain of Survival).
“Pelatihan ini dirancang interaktif agar staf penolong awam maupun tenaga kesehatan di puskesmas memiliki percaya diri dan keterampilan yang memadai saat berhadapan dengan situasi krisis.” Jelas dr. Fitri.
Melalui pelaksanaan pelatihan selama tiga hari ini, Puskesmas Pantai Amal berharap seluruh personelnya senantiasa sigap dan cekatan dalam memberikan pertolongan pertama guna menyelamatkan nyawa pasien serta masyarakat sekitar. (ADV)













Discussion about this post