BUNYU – Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Desa Bunyu Timur berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Lapangan Handasa pada Rabu malam (9/9/2026).
Acara peringatan berdirinya desa tersebut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Bulungan, Septi Ding, S.E., M.A.P., yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Dalam sambutannya, Septi Ding menyampaikan pesan khusus kepada Pemerintah Desa Bunyu Timur yang saat ini dipimpin oleh Lis Endang Otavia, sosok yang dikenal sebagai satu-satunya Kepala Desa (Kades) perempuan di Kabupaten Bulungan.
Septi Ding berpesan agar kepemimpinan desa bersama seluruh jajaran aparaturnya dapat terus memelihara dan meningkatkan semangat pelayanan yang tulus serta responsif kepada seluruh warga masyarakat.
Ia menekankan bahwa kedudukan desa saat ini bukan lagi sekadar sebagai objek pembangunan semata, melainkan merupakan subjek utama sekaligus ujung tombak bagi keberhasilan pembangunan daerah.
Menurutnya, keberadaan desa yang mandiri dan kuat akan menjadi fondasi paling kokoh dalam mewujudkan Kabupaten Bulungan yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.
Oleh karena itu, Pemerintah Desa Bunyu Timur diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, mendorong transparansi, serta menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa.
Selain tata kelola anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik serta program pemberdayaan masyarakat juga harus menjadi prioritas utama yang dijalankan secara konsisten oleh pemerintah desa.
“Yang tidak kalah penting, bagaimana potensi lokal Desa Bunyu Timur dapat dikembangkan secara optimal menjadi kekuatan ekonomi riil bagi masyarakat,” tegas Staf Ahli Septi Ding di hadapan warga yang hadir.
Langkah konkret pengembangan potensi lokal tersebut dapat dilakukan melalui dorongan terhadap tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor ekonomi kreatif, kegiatan kepemudaan, hingga optimalisasi sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan sesuai keunggulan desa.
Septi Ding juga menggarisbawahi pentingnya menyiapkan pemuda desa agar tumbuh menjadi generasi produktif, kreatif, memiliki daya saing, serta menyimpan rasa kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan daerahnya.
Di samping pemuda, kaum perempuan di Desa Bunyu Timur juga diberikan ruang seluas-luasnya untuk berperan aktif melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, rangkaian Peringatan HUT ke-29 Desa Bunyu Timur diisi dengan beragam kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan warga setempat secara luas.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaaan jalan sehat warga, berbagai pertandingan olahraga antar-RT, hingga lomba pentas seni budaya lokal yang memukau.
Kemeriahan perayaan semakin lengkap dengan dilaksanakannya lomba nasi tumpeng serta Bazaar UMKM yang memamerkan dan memasarkan berbagai macam produk-produk kuliner dan kerajinan unggulan karya warga setempat. (Adv)
















Discussion about this post