TARAKAN – Langkah konkret menekan angka stunting terus digencarkan di Kalimantan Utara. Mencegah ancaman stunting sejak dari dalam kandungan, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Kaltara berkolaborasi dengan Pegadaian menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi puluhan ibu hamil di Gusher Medical Center Tarakan, Sabtu (29/8/2026).
Aksi bertajuk “Merdeka Stunting 2026” ini berlangsung serentak di 36 provinsi se-Indonesia sebagai bagian dari program nasional SPRINT (Selamatkan Perempuan Indonesia) yang diusung POGI Pusat.
Ketua POGI Kaltara, dr. IGNB Surya Udayana, Sp.OG, Subsp, FER menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa menunggu sampai anak lahir. Deteksi dini pada ibu hamil dengan risiko tinggi menjadi kunci utama agar perkembangan janin terpantau optimal.
“Kami berfokus melakukan screening tepat sasaran untuk ibu hamil berisiko tinggi. Perkembangan janin dipantau secara detail dengan harapan kehamilannya sehat dan bayi lahir selamat tanpa potensi stunting,” ungkap dr. Surya.

Dalam aksi sosial ini, sebanyak 30 ibu hamil mendapatkan layanan medis komprehensif tanpa dipungut biaya. Fasilitas tersebut mencakup pemeriksaan USG, screening Doppler Velocimetry untuk mengevaluasi aliran darah dari plasenta ke janin, hingga sesi konseling edukatif.
Tak hanya pemeriksaan medis, para peserta juga dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya nutrisi serta pemenuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)—terdiri dari 270 hari masa kehamilan dan 730 hari pasca kelahiran—yang menjadi fondasi tumbuh kembang anak di masa depan.
Meski gelombang perdana dipusatkan di Kota Tarakan, POGI Kaltara telah memetakan rencana jangka panjang untuk menjangkau kawasan pelosok di Bumi Benuanta.
“Depannya program ini ditargetkan menyasar wilayah dengan akses kesehatan terbatas atau daerah yang tingkat kunjungan Antenatal Care (ANC) ibu hamilnya masih rendah,” pungkasnya.
Kolaborasi POGI Kaltara dan Pegadaian ini diharapkan menjadi pemantik gerakan yang lebih luas dalam mencetak generasi Kaltara yang sehat dan bebas stunting. (jkr)
















Discussion about this post