BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mematangkan rencana strategis untuk mendongkrak roda perekonomian di wilayah pedesaan. Langkah ini ditegaskan melalui diskusi informal yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md, guna membahas pelaksanaan program Kawasan Cepat Tumbuh di Koridor Barat Kabupaten Bulungan.
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut digelar di Rumah Jabatan Wakil Bupati pada Selasa malam (30/6/2026). Dalam pertemuan ini, Wabup Kilat didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto, S.Pi, M.Si.
Kegiatan strategis ini juga melibatkan sinergi lintas sektor, yang dihadiri oleh jajaran perangkat daerah terkait, perwakilan Kecamatan Peso, akademisi dari Universitas Kaltara (Unikaltar), serta mitra lingkungan dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).
Program Kawasan Cepat Tumbuh ini dirancang untuk menyasar 10 desa yang tersebar di wilayah Koridor Barat Kabupaten Bulungan. Dua pilar utama yang menjadi fokus pengembangan dalam program ini meliputi: Pengembangan Kawasan Agrokompleks dengan Mengintegrasikan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan secara modern dan berkelanjutan.
Selain itu Pelatihan Petani Muda: Meregenerasi sektor pertanian dengan mencetak corak petani milenial yang inovatif, melek teknologi, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Dalam arahannya, Wabup Kilat menyampaikan harapan besar agar kolaborasi ini berjalan dengan matang di lapangan. Program ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik atau ekonomi sesaat, melainkan bagian dari visi besar daerah.
“Kami berharap program Kawasan Cepat Tumbuh ini dapat berjalan dengan baik dan berjalan beriringan untuk mendukung kegiatan Pembangunan Kawasan Terpadu (Integrated Area Development) di Lanskap Kayan,” ujar Kilat di sela-sela diskusi.
Melalui keterlibatan aktif pihak akademisi seperti Universitas Kaltara dan pendampingan dari YKAN, program ini diharapkan mampu melahirkan formula pembangunan yang seimbang antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian fungsi lingkungan hidup di Kabupaten Bulungan.

















Discussion about this post