BEKASI — Langkah awal kontingen Muaythai Kalimantan Utara (Kaltara) di Kejuaraan Nasional Muaythai 2026 berjalan alot tapi membuahkan hasil.
Pada hari pertama yang digelar Rabu (5/8/2026) di Bekasi, Jawa Barat, lima atlet Kaltara berhasil lolos ke babak semifinal setelah melewati jadwal yang dimulai sejak subuh hingga larut malam.
Pertandingan berlangsung di dua ring sekaligus dan baru selesai sekitar pukul 21.30 WIB. Karena ini merupakan kejurnas dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah Muaythai Indonesia, ritme hari pertama benar-benar diuji.
Ketua Harian Muaythai Indonesia Kaltara, Hendra Radianto, menyebut atmosfer kompetisi tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Hari pertama cukup melelahkan. Kami mulai sejak pagi jam 6.00 WIB untuk penimbangan berat badan. Jam 10.00 ada pembukaan, lalu matchday 1 dimulai jam 13.00 WIB menggunakan 2 ring dan baru selesai jam 21.30 malam,” ujar Hendra.
Padatnya jadwal membuat atlet dan ofisial harus standby di lokasi sejak pagi. “Kejurnas kali ini diikuti 529 atlet. Ini rekor peserta terbanyak. Jadwalnya padat, mulai jam 6 pagi sampai jam 9 malam. Atlet dan ofisial harus stay di tempat tanding dari pagi,” lanjutnya.
Meski demikian, perjuangan tidak sia-sia. Di tengah beberapa atlet Kaltara yang harus terhenti, ada lima nama yang mampu menembus empat besar atau semifinal.
Firdaus Yuan Darussalam, 57kg putra: lolos setelah menang angka atas wakil Jawa Barat di perempatfinal. Ia tampil disiplin dan mengontrol ritme di tiga ronde.
Diikuti Dafa Zaidan di 54kg putra yang menumbangkan atlet tuan rumah lainnya dengan kemenangan TKO di ronde pertama. Pukulan dan lututnya membuat wasit menghentikan laga lebih cepat.
Selanjutnya Gaizan Hilmi Aqilah di 60kg putra, Romi Dilla Achmad kelas 45kg putra dan Arijal Ibnu Jamil kelas 48kg putra juga merebut tiket ke semifinal setelah melalui pertarungan ketat menghadapi lawannya.
Hendra mengakui persaingan di Bekasi tahun ini sangat berat karena hampir semua provinsi menurunkan kekuatan terbaiknya, ditambah status tuan rumah yang membuat Jabar tampil menekan.
“Alhamdulillah, di samping beberapa atlet Kaltara bertumbangan, kita masih punya 5 atlet yang bertahan. Ini modal bagus untuk besok,” katanya.
Dengan 529 peserta, panitia harus memutar dua ring nonstop agar semua partai bisa selesai. Kondisi itu menuntut kesiapan fisik dan mental ekstra dari setiap kontingen.
Kini fokus Kaltara tertuju pada babak semifinal. Hendra meminta dukungan doa agar para petarung muda Kaltara bisa melangkah lebih jauh dan membawa pulang medali.
“Mohon doa yang terbaik buat atlet Kaltara. Semoga di hari-hari berikutnya tenaganya masih ada dan bisa memberikan yang terbaik untuk daerah,” tutupnya. (jkr)
Kaltara Kirim 5 Petarung ke Semifinal di Hari Pertama Kejurnas Muaythai 2026
BEKASI — Langkah awal kontingen Muaythai Kalimantan Utara (Kaltara) di Kejuaraan Nasional Muaythai 2026 berjalan alot tapi membuahkan hasil.Pada hari...
Read moreDetails


















Discussion about this post