TARAKAN – Operasi Terpusat Ketupat Kayan 2026 telah berjalan sejak 13 Maret. Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan juga turut mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran.
Sejumlah relawan disiagakan di titik-titik posko. Mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik yang membutuhkan, pertolongan pertama hingga evakuasi korban kecelakaan.
Kehadiran relawan, dinilai Ketua PMI Tarakan, H. Hamid Amren, S.E, berperan penting dalam membantu kelancaran arus mudik dan balik lebaran.
Ia juga mengapresiasi para relawan yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga pelaksanaan posko berjalan lancar.
“Sampai dengan H+1 ini semua berjalan dengan baik, seluruh relawan juga dalam keadaan baik untuk memberikan bantuan kepada pemudik dengan berbagai tujuan, termasuk membantu kegiatan seperti pawai takbir, semuga berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Hamid Amren.
“Saya berterima kasih kepada adik-adik relawan yang telah bekerja sungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat juga bisa terlayani dengan baik,” harap Hamid Amren.
Mantan Kepala BPKPAD Tarakan ini menegaskan relawan PMI Tarakan terus bertugas hingga Posko Tangkutan Angkutan Lebaran 2026 ditutup.
“Mereka sudah ada surat tugas bekerja sampai dengan penutupan posko. Saya menghimbau adik-adik relawan yang sedang bertugas perhatikan kesehatan, waktu dan yang paling penting adalah dalam memberikan pelayanan harus sesuai dengan SOP. Sehingga semua bisa terlayani dengan baik,” harap Hamid Amren. (jkr)













Discussion about this post