TARAKAN – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya tasyakuran dan pelepasan peserta didik Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an (RTQ) tahun pelajaran 2025/2026.
Ia berpesan kepada para santri agar menjadikan momen kelulusan sebagai awal menjaga ilmu, akhlak, dan tanggung jawab di “universitas kehidupan”.
Pesan itu disampaikan Ibnu Saud saat menghadiri tasyakuran pelepasan santri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Ponpes RTQ di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (8/6/2026).
Ibnu Saud menyebut hari kelulusan sebagai tahap penting, namun bukan titik akhir. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga dan mengamalkan ilmu yang sudah didapat.
“Tentu kami dengan membalik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan kita pada hari ini syukuran dalam rangka pelepasan barangkali bagi para peserta didik. Tentu merupakan salah satu hari yang penting bagi para peserta didik karena salah satu tahapan dalam proses,” ujar Ibnu Saud.
Ia mengingatkan bahwa universitas terbesar di dunia ini atau di planet bumi adalah kehidupan itu sendiri. Banyak masalah akan muncul seiring perjalanan hidup.
“Ini hanyalah bagian sebenarnya yang paling penting adalah bagaimana pemimpin atau memelihara apa yang telah diakui dan bagaimana akhir dari perjalanan untuk belajar karena pada kenyataannya universitas terbesar di dunia ini atau di planet bumi adalah kehidupan itu sendiri dan akan banyak masalah yang akan kita temui,” pesan Ibnu Saud.
Kepada para lulusan, Ibnu Saud juga berpesan agar melanjutkan pendidikan sesuai minat dan bakat. Keputusan itu harus didiskusikan bersama orang tua dan guru agar langkah ke depan lebih tepat.
“Kami berharap agar setelah ini memiliki jenjang pendidikan yang bekerja sesuai dengan minat bahkan dari cerita yang dimiliki oleh gajah selanjutnya semuanya merupakan pilihan yang baik apabila di dalam tubuhmu tanggung jawab diskusikan pilihan tersebut bersama orang tua dan guru agar dapat menentukan langkah yang terbaik bagi Masa depan kalian semua,” ajaknya.
Ibnu Saud juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, ustaz, dan ustazah Raudhatul Qur’an yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran. Selain transfer ilmu, para guru juga membentuk karakter dan nilai keagamaan peserta didik.
Ia meminta orang tua terus mendampingi anak dengan kasih sayang dan doa. “Selamat dan sampaikan kepada para ibu tentu tidak terlepas dari kasih sayang doa perhatian serta pengorbanan yang selama ini menjadi kewajiban bagi kita semua dan mudah-mudahan menjadi kebanggaan sekaligus untuk terus mendampingi anak-anak mereka,” ujarnya.
Ibnu Saud menegaskan misi Pemkot Tarakan adalah meningkatkan SDM berkualitas. Pendidikan disebut sebagai investasi jangka panjang yang menentukan kemajuan daerah, sehingga butuh dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Misi pemerintah kota Tarakan yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang salah menentukan kemajuan daerah sehingga memberikan dukungan dan kolaborasi dari seluruh halaman masyarakat,” tegas Ibnu Saud. (jkr)


















Discussion about this post