TARAKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan merekomendasikan penghentian sementara aktifitas di Pelabuhan Rakyat di RT 07, Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, hingga perizinannya dipenuhi.
Persoalan seputar keberlanjutan pelabuhan rakyat di RT 07, Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, Kecamatan Tarakan Timur, menemukan solusi.
Setelah melalui pembahasan alot di DPRD Tarakan, disepakati untuk tidak melakukan aktivitas bongkar muat terlebih dulu sebelum melengkapi perizinannya.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, usai memimpin rapat dengar pendapat lanjutan bersama pihak terkait di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Tarakan, Senin, (13/4/2026).
Menurut Randy, rekomendasi ini diambil agar tidak timbul persoalan di kemudian hari apabila tetap digunakan. Pihaknya menghindari kemungkinan dampak hukum jika tidak digunakan tanpa dilandaskan perizinan.
“Sekarang dilarang ada aktivitas bongkar muat di pelabuhan rakyat Jembatan Besi sampai dengan segala bentuk perizinannya yang ingin diurus oleh pihak swasta itu terpenuhi. Karena sudah yang menjadi keputusan dari yang punya wewenang dan kita juga takut ada dampak yuridisnya maka dengan segala hormat kita menyarankan dilarang beraktivitas bongkar muat di sana,” ujar Randy Ramadhana.
Terhadap letak pelabuhan rakyat yang dinilai tidak tidak standar dijadikan sebagai pelabuhan, Randy menilai perlu kajian mendalam dengan melihat aturan yang berlaku.
Karena itu ia mengharapkan pihak terkait,, dapat memperlihatkan aturannya apabila memang tidak standar sebagai pelabuhan dan ditembuskan pada stakeholder terkait yang telah mengikuti rapat.
Langkah ini bertujuan agar tidak ada kerugian yang diderita pihak pengelola apabila ternyata melanggar aturan.
DPRD sendiri berharap pelabuhan rakyat tersebut nantinya tetap bisa difungsikan untuk mendukung perekonomian daerah. Sebab dampaknya dinilai akan memberikan pendapatan asli daerah.
Selain terhadap daerah, pelabuhan itu juga menjadi tempat bergantung mata pencaharian 40 buruh pelabuhan. Apabila ditutup akan menjadi pekerjaan rumah baru untuk mencarikan pekerjaan bagi mereka.
“Kita akan bingung kalau mereka tidak kerja Bagaimana dengan nasib keluarganya, itu juga harus kita pikirkan,” pungkas Randy. (adv)



















Discussion about this post