TARAKAN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tarakan berhasil meraih TPID Award Tahun 2026 sebagai TPID Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik Wilayah Kalimantan.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi dan sinergi TPID Kota Tarakan dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan melalui
program unggulan Belimpun Taka Tagas (Bersatu Padu Menguatkan Ketahanan & Stabilitas Harga Pangan di Kota Tarakan).
Program ini dikembangkan untuk menjawab karakteristik dan tantangan struktural Kota Tarakan sebagai wilayah kepulauan dengan keterbatasan lahan pertanian, sementara kebutuhan pangan terus meningkat dan pasokan sejumlah komoditas strategis masih menghadap i risiko gejolak (volatilitas) harga.
Nama Belimpun Taka Tagas berasal
dari bahasa lokal Tana Tidung yang bermakna “bersatu kita kuat”, sekaligus merepresentasikan semangat kolaborasi dalam pengendalian inflasi.
Keunggulan Belimpun Taka Tagas terletak pada pendekatan pengendalian inflasi
secara terintegrasi dari hulu hingga hilir
yang difokuskan pada tiga inovasi utama, yaitu
peningkatan produktivitas cabai melalui
Smart Greenhouse berbasis Smart Farming,
peningkatan produktivitas ikan bandeng melalui penggunaan pupuk alternatif probiotik,
serta Kerja Sama Antar Daerah (KAD) yang didukung PELNI untuk meningkatkan efisiensi
distribusi pangan.
Penguatan dari sisi hulu dilakukan melalui peningkatan produksi, pelatihan teknis, dan penelitian pupuk, sementara sisi hilir diperkuat melalui business matching hasil produksi dengan program prioritas nasional , serta onboarding UMKM sebagai distributor pada
marketplace.
Implementasi program tersebut menghasilkan dampak nyata terhadap peningkatan
ketersediaan pangan. Pemanfaatan Smart Greenhouse mampu mendorong peningkatan
produktivitas mencapai 67% dibandingkan metode konvensional dan efisiensi penggunaan air hingga 30%.
Pada komoditas perikanan, inovasi budidaya mendorong peningkatan produksi ikan
bandeng sebesar 13% dengan biaya produksi yang lebih rendah.
Sementara itu, inovasi dari sisi KAD juga dilakukan dengan memanfaatkan moda kapal laut untuk menekan biaya distribusi pangan ke Kota Tarakan.
Program Belimpun Taka Tagas juga berhasil memperkuat kemandirian pangan Kota
Tarakan. Penguatan produksi tersebut turut mendukung stabilisasi harga, peningkatan
pendapatan petani dan nelayan, serta secara bertahap mengurangi ketergantungan Kota Tarakan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
Keberhasilan Kota Tarakan meraih TPID Award 2026 menunjukkan bahwa pengendalian
inflasi tidak hanya dilakukan melalui intervensi jangka pendek terhadap harga, tetapi juga melalui penguatan kapasitas produksi, inovasi teknologi, efisiensi distribusi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is yang didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik.
TPID Award 2026 diumumkan pada Kamis, 24 September 2026, dalam rangkaian Opening
Ceremony Festival Ekonomi Keuangan
Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 dan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh pemimpin nasional, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica
Widyasari Dewi.
Ke depan, TPID Kota Tarakan akan terus memperkuat keberlanjutan BELIMPUN TAKA
TAGAS melalui perluasan penerapan
smart greenhouse dan pertanian vertikal, peningkatan kapasitas petani dan nelayan, penguatan sarana produksi, serta optimalisasi pembiayaan kolaboratif antara APBD, Bank Indonesia, BUMN, CSR, dan komunitas.
Dengan semangat Belimpun Taka Tagas, sinergi seluruh pihak diharapkan terus memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan yang berkelanjutan. (*)












Discussion about this post