TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan mengimbau seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya mulai PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, untuk melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah dan jauh dari praktik bullying.
Imbauan ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 yang kembali menegaskan MPLS harus menjadi ruang aman bagi peserta didik baru.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Tarakan, Edhy Pujianto, menegaskan MPLS tahun ini harus berubah orientasi. Bukan lagi tempat untuk memberi “atribut aneh-aneh” atau perlakuan yang mengintimidasi.
“MPLS sekarang bukan lagi ajang membuli, tapi ajang untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap sekolah,” tegas Edhy, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, MPLS adalah momen untuk memperkenalkan siswa baru dengan seluruh komunitas sekolah. Mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga teman-teman satu sekolah.
“Diharapkan saling kenal, makanya ramah. Apalagi ini kita lagi menggencarkan budaya sekolah aman dan nyaman. Ini salah satu ikhtiarnya,” jelasnya.
Edhy menyebut, inti dari MPLS ramah adalah menghadirkan proses belajar yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan bagi siswa baru.
“Ramah itu membawa alam pikir anak-anak kita, murid-murid baru ini, supaya dia bisa belajar dengan aman dan nyaman. Dengan mindful, meaningful, dan joyful. Menghantar anak-anak kita untuk bisa melaksanakan proses pembelajaran,” kata Edhy.
Ia juga memastikan atribut-atribut yang tidak relevan dan memberatkan siswa baru sudah tidak digunakan lagi tahun ini.
“Yang aneh-aneh itu sudah tidak relevan. Kita imbau untuk mengoptimalkan MPLS tadi dalam rangka MPLS yang ramah,” ujarnya.
Edhy menekankan, kebijakan MPLS ramah ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di Tarakan. Dari PAUD, SD, SMP, baik negeri maupun swasta.
Untuk pencegahan, Disdik Tarakan telah melakukan sosialisasi. Selain itu, Disdik juga tengah menyusun Pokja Sekolah Aman dan Nyaman sebagai tindak lanjut.
“Secara pencegahan kita mensosialisasikan MPLS ramah ini untuk dilaksanakan di semua unit. Kita kemarin sudah ada webinar dari kementerian untuk sosialisasi,” ungkapnya.
Disdik Tarakan berharap, dengan MPLS yang ramah, siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi, merasa diterima, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap sekolahnya sejak hari pertama. (jkr)
Disdik Tarakan Imbau Sekolah Gelar MPLS Ramah dan Bebas Bullying
TARAKAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan mengimbau seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya mulai PAUD hingga SMP, baik negeri maupun...
Read moreDetails
















Discussion about this post