TARAKAN – Festival Iraw Tengkayu XV sukses digelar pada Minggu (5/7/2026). Pelarungan Padaw Tuju Dulung di Kawasan Wisata Pantai Ratu Intan menjadi puncak pesta budaya masyarakat Tidung ini.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan pun kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelestarian budaya lokal Festival Iraw Tengkayu.
Penegasan ini disampaikan langsung Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes dalam sambutannya sebelum puncak acara.
Acara yang sakral dan meriah ini ditandai dengan prosesi pelarungan Padaw Tuju Dulung (perahu tujuh haluan).
Momentum tahun ini terasa semakin spesial karena festival Iraw Tengkayu embali dinobatkan sebagai salah satu dari 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata untuk kelima kalinya secara berturut-turut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak akan menjadi penghalang untuk mempertahankan warisan budaya ini.
Sejak tahun 2019, festival yang dulunya digelar dua tahun sekali ini telah diubah menjadi agenda tahunan.
“Saya sudah sampaikan kemarin, ibaratnya langit runtuh pun, Festival Iraw Tengkayu harus tetap jalan. Tarakan tak punya uang pun, kita patungan. Ini adalah kebanggaan kita bersama karena budaya Tidung telah diakui secara nasional,” tegas Wali Kota Khairul.
Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen untuk mempertahankan posisi festival ini di kancah nasional, bahkan menargetkan bisa masuk masuk dalam 40 Kharisma Event Nusantara.
Demi mensukseskan acara ini, Pemkot Tarakan juga menyusun strategi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Festival Iraw Tengkayu tahun ini dimajukan untuk menghindari bentrok jadwal dengan festival budaya di kabupaten lain se-Kalimantan Utara, seperti Malinau, Nunukan, Bulungan, dan KTT.
Dengan pengaturan jadwal yang lebih rapi, Pemkot Tarakan berharap seluruh daerah di Kaltara bisa saling mengirimkan utusan dan saling mendukung guna mendongkrak pariwisata regional secara bersama-sama.
Wali kota mengapresiasi Kementerian Pariwisata dan perwakilan kepala daerah se-Kaltara yang hadir serta seluruh pihak yang terlibat mensukseskan acara ini.
“Terima kasih atas dukungannya. Hampir semua suku mendukung kegiatan ini dan turun bersama-sama mengantarkan Padaw Tuju Dulung. Mudah-mudahan keguyuban dan persatuan ini terus kita pertahankan demi Tarakan yang maju, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya. (Adv)













Discussion about this post