TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperhatikan kesejahteraan dan hak-hak para penyandang disabilitas di wilayahnya. Langkah konkret tersebut dibuktikan melalui penyerahan bantuan alat bantu kesehatan yang berlangsung penuh kehangatan di Gedung Serbaguna Kota Tarakan, Kamis (6/8/2026).
Penyerahan bantuan ini disambut antusias oleh para penerima manfaat beserta keluarga yang hadir. Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah-tengah warga disabilitas menjadi angin segar dalam upaya peningkatan kualitas hidup serta kemandirian mereka.
Sebanyak 18 unit alat bantu kesehatan diserahkan secara langsung pada kesempatan tersebut. Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis perangkat pendukung, antara lain alat bantu dengar, kursi roda multifungsi (3 in 1), hingga tongkat kruk yang disesuaikan dengan kebutuhan fisik masing-masing penerima.
Program pembagian alat bantu ini merupakan bagian terpadu dari upaya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang sosial. Pemkot Tarakan melalui Dinas Sosial secara konsisten mendata dan menyisir warga yang membutuhkan bantuan agar penyalurannya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Tidak hanya sebatas memberikan bantuan sarana fisik, Pemkot Tarakan juga menegaskan komitmennya untuk membenahi sarana dan prasarana kota. Pemerintah daerah terus mendorong tersedianya berbagai fasilitas publik yang ramah, aman, serta mudah diakses oleh para penyandang disabilitas di berbagai titik strategis.
Pembangunan infrastruktur yang inklusif dinilai sangat penting agar keterbatasan fisik tidak lagi menjadi hambatan bagi warga disabilitas untuk beraktivitas sehari-hari, mengakses layanan publik, maupun berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan menegaskan bahwa seluruh penyandang disabilitas memiliki kesetaraan hak dan kedudukan yang sama dengan warga lainnya. Mereka memiliki kesempatan yang terbuka lebar untuk terlibat aktif dalam agenda pembangunan, terus berkarya, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah.
Rangkaian kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Bimbingan Sosial Medis yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tarakan. Program pelatihan dan pendampingan ini dirancang khusus untuk memberikan penguatan kapasitas diri dari sisi medis maupun psikososial.
Melalui sinergi antara bantuan fisik dan bimbingan sosial medis ini, Pemkot Tarakan berharap para penyandang disabilitas dapat semakin percaya diri, mandiri, dan berdaya dalam menatap masa depan serta menggapai cita-cita mereka.


















Discussion about this post