TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan siap mewujudkan sekolah budaya aman dan nyaman yang merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kesiapan itu ditunjukkan dengan menggelar Training of Trainer (ToT) Pengimbasan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tarakan.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan bekerjasama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tarakan dan didukung oleh INOVASI dibuka Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes pada Senin (20/4/2026)m
Kegiatan ini diikuti para guru tingkat Skolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Tarakan yang menjadi sasaran pengimbasan.
Kepala Dinas Pendidikan Tarakan, Tamrin Toha menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari petunjuknya dua SD pilotin di Tarakan. Yaitu SDN 006 Kampung Empat dan SD 013 Kampung Enam
“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dua sekolah di kota Tarakan yang menjadi pilotin yaitu SD 006 Kampung Empat dan SDN 013 Kampung Enam,” ujar Tamrin Toha kepada awak media disela kegiatan.
Sekolah yang sudah mendapatkan pembekalan melalui kegiarns ini, diharapkan nantinya dapat mengimbaskan ke sekolah sasaran lainnya yang ada di Kecamatan Tarakan Utara dan Tarakan Timur baik sekolau umum maupun madrasah di bawah Kementerian Agama.
Adapun sekolah pilotin, menurut Tamrin Toha, sudah menerapkannya. Sekolah tersebut bahkan menjadi fasilitator dalam kegiatan ini untuk turut memberikan ToT kepada sekolah sasaran.
Dijelaskan bahwa program Sekolah Budaya Aman dan Nyaman ini merupakan implementasi dari Permendiknasmen Nomor 6 Tahun 2026.
Diharapkan sekolah nantinya dapat menerapkan budaya Sekolah yang aman dan nyaman untuk siswa belajar tanpa ada kekerasan dan bulying.
“Kita berharap bahwa sekolah-sekolah di kota Tarakan ini kondusif, aman dan nyaman untuk anak-anak belajar, tanpa ada kekerasan, tanpa ada bulying dan sebagainya. Meskipun kita tahu tidak mungkin terhapus, ada saja. Tapi paling tidak bisa diminimalisir karena kita berikan pemahaman kepada anak-anak tentang budaya sekolah aman dan nyaman,” harap Tamrin Toha. (jkr)



















Discussion about this post