TANJUNG SELOR – Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan
Utara (Kaltara) kembali menyelenggarakan Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 pada 27 –30 Agustus 2026 di Kebun Raya Bundayati, Kabupaten Bulungan.
Mengusung tema “Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan”, KKB menjadi wujud sinergi dalam mendorong
UMKM agar semakin berdaya saing, inovatif, adaptif terhadap digitalisasi, serta mampu memperluas akses pasar dan pembiayaan, sekaligus mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal sebagai sumber nilai tambah ekonomi.
KKB 2026 secara resmi dibuka oleh
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti . Dalam sambutannya, Destry menyampaikan bahwa KKB merupakan salah satu inisiatif Bank Indonesia dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkuat sektor riil dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Penguatan UMKM dilakukan melalui tiga pilar utama, yaitu korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan pembiayaan, sehingga UMKM tidak hanya semakin kompeten secara teknis, tetapi juga semakin bankable dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Upaya tersebut menjadi semakin penting di tengah perekonomian Kalimantan Utara yang tetap menunjukkan ketangguhan dengan pertumbuhan sebesar 4,96% (yoy) pada Triwulan II 2026 dan inflasi yang rendah dan terkendali sebesar 2,00% (yoy) pada Juli 2026.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKB bukan hanya sekadar kegiatan pameran atau promosi produk UMKM
saja, KKB merupakan ruang
Bersama untuk menunjukkan bahwa Kalimantan Utara memiliki potensi, kreativitas, dan karya yang dapat di kenalkan kep ada Masyarakat lebih luas.
Lebih lanjut, Pemprov Kaltara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia yang secara konsisten menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendorong pengembangan UMKM.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan KKB ke-7 yang secara konsisten telah di selenggarakan sejak tahun 2020 sebagai Regional High Level Event
pengembangan UMKM Kalimantan Utara.
KKB 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026, sekaligus momentum untuk memperkenalkan produk unggulan Kaltara kepada pasar yang lebih luas.
KKB 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang dikemas dalam tiga agenda utama yaitu Fair/Expo, Forum, dan Kompetisi.
Fair/Expo menghadirkan 60 UMKM binaan se -Kaltara serta 80 UMKM makanan dan minuman di sekitar Bulungan, pameran produk pertanian
unggulan, pasar murah, layanan pembiayaan dan business matching ekspor, edukasi QRIS dan Cinta Bangga Paham Rupiah, SLIK OJK, Museum Bank Indonesia, donor darah, hingga fashion show.
Agenda Forum mencakup pelatihan literasi keuangan dan akses pembiayaan bagi 100
UMKM, Fashion Design Class , serta pelatihan diversifikasi pangan dan demo masak.
KKB juga menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari kreasi pangan lokal, desain fesyen pelajar, yel-yel Pramuka, karya jurnalistik, hingga kompetisi konten. Rangkaian tersebut diarahkan untuk memperkuat UMKM menuju Go-Digital, Go -Export, dan Go-Funding , sekaligus menjaga dan mengembangkan kreativitas serta budaya lokal Benuanta.
Berbagai program pengembangan UMKM yang dilaksanakan sepanjang 2026 juga telah menghasilkan capaian konkret. Melalui business matching ekspor, 9 UMKM unggulan Kalimantan Utara berhasil mencatatkan kesepakatan bisnis senilai Rp2,95 miliar dengan buyer dari Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Sebanyak 30 UMKM juga telah mengikuti program inkubasi
onboarding digital untuk meningkatkan kapasitas pemasaran melalui pemanfaatan platform
digital dan Artificial Intelligence.
Pada tingkat nasional, Batik Yogus dari Bulungan dan Batik Busak
Uwe dari Malinau berhasil lolos kurasi inovasi wastra nasional dan mewakili Kalimantan Utara dalam Karya Kreatif Indonesia 2026.
Talenta muda Kaltara, Lismawati dari SMK 1 Bulungan, juga berhasil meraih Juara II Kompetisi Modest Fashion Design kategori pelajar pada Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia 2026
Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk dan talenta kreatif Benuanta memiliki kualitas serta potensi untuk bersaing di pasar yang semakin
luas.
Melalui KKB 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan seluruh mitra strategis berkomitmen menjadikan produk lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah, sekaligus
mendorong UMKM Kalimantan Utara untuk terus naik kelas dan memperluas kiprahnya hingga
pasar global.
Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat penciptaan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan menjadikan UMKM serta ekonomi kreatif
sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara yang inklusif, tangguh, dan
berkelanjutan. (*)












Discussion about this post