TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Hasiando G. Manik, bersama Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes membuka rangkaian kegiatan Semarak Ramadan dan Berkah Idul fitri 1447 H/2026 (SERAMBI) sebagai penanda dimulainya layanan Penukaran Rupiah di Kaltara.
Secara nasional kegiatan ini telah diluncurkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali pada Jumat (13/2/2026) di Jakarta.
Bank Indonesia bersama perbankan kembali menyediakan layanan penukaran Rupiah kepada masyarakat selama Ramadan dan Idul fitri 2026. Kegiatan ini dikemas melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 1447H (SERAMBI) 2026, bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup dan layak edar, serta mendukung kelancaran transaksi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah antara lain melalui kelancaran sistem pembayaran baik secara tunai maupun non tunai.
Ia menegaskan, bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri merupakan momentum yang sangat penting dan dinantikan oleh seluruh umat muslim, tidak hanya dalam peningkatan ibadah dan kebersamaan, tetapi juga diiringi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Tradisi berbagi, pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), dan meningkatnya kebutuhan transaksi memerlukan dukungan ketersediaan uang Rupiah yang memadai dan layak edar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando G. Manik, menyampaikan bahwa SERAMBI Tahun 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna Di Bulan Penuh Berkah”.
Tema tersebut menegaskan kehadiran Rupiah sebagai bagian dari momen penting masyarakat selama bulan suci, mulai dari aktivitas ibadah hingga tradisi berbagi dan kebersamaan keluarga.
Rupiah yang cukup dan layanan yang optimal diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan memperluas keberkahan Ramadan bagi masyarakat.
Dalam rangkaian SERAMBI 2026, KPwBI Kaltara telah menyiapkan kebutuhan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp701 Miliar. Nilai meningkat sebesar 22% dibandingkan realisasi tahun 2025.
Kemudian untuk paket penukaran pada SERAMBI 2026 adalah sebersar 5,3 Juta, mengalami kenaikan di tahun sebelumnya yakni 4,3 juta, peningkatan ini mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam memberikan layanan penukaran yang optimal bagi masyarakat.
Pada periode SERAMBI 2026 yang berlangsung pada tanggal 18 Februari hingga 13 Maret 2026, Bank Indonesia bersama perbankan bersinergi melayani penukaran Uang Rupiah di 36 titik penukaran resmi
yang tersebar di Provinsi Kalimantan Utara. untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memastikan layanan yang ladil dan merata, pemesanan penukaran dilakukan melalui Website PINTAR. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan.
Lebih lanjut, Hasiando menyampaikan apresiasi kepada perbankan dan seluruh mitra kerja Bank Indonesia atas dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan SERAMBI 2026. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat guna memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui momentum SERAMBI 2026, Bank Indonesia kembali mengajak masyarakat untuk selalu cermat mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk merawat Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi. Bank Indonesia berharap sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak dapat memperkuat kelancaran sistem pembayaran selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemerintah Kota Tarakan mendukung penuh pelaksanaan layanan penukaran uang Rupiah melalui program SERAMBI 2026. Walikota Tarakan menyampaikan bahwa momentum Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, dan jasa di Kota Tarakan. Dengan ketersediaan uang tunai yang memadai dan sistem pembayaran yang lancar, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat berlangsung optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan bersama.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi penukaran uang Rupiah yang disediakan Bank Indonesia melalui Website PINTAR serta berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, guna menjaga stabilitas ekonomi dan inflasi selama periode Ramadan dan Idul Fitri. (*)













Discussion about this post