TARAKAN – Lima tahun sudah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) berjalan di bawah Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Namun belum semuanya berjalan sesuai harapan.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M. Kes mengakui masih terdapat perumda yang kurang sehat.
Namun demikian Pemkot Tarakan akan terus mendorong agar perusahaan tersebut menjadi sehat.
“Saya pikir sebagian sehat sebagian kurang sehat. Oleh karena itu yang kurang sehat ini yang terus kita dorong supaya menjadi sehat dan kita akui di antara perumda ini ada yang kurang sehat,” ungkap wali kota kepada awak media, Sabtu (3/1/2026).
Seperti diketahui, ada lima perumda di bawah naungan Pemkot Tarakan. Yaitu Perumda Tirta Alam Tarakan, Perumda Tarakan Aneka Usaha, Perumda Tarakan Energi Mandiri, Perumda Tarakan Media Telekomunikasi dan Perumda Tarakan Agrobisnis.
Wali kota menegaskan bahwa Pemkot Tarakan akan terus mengevaluasi kinerja perumda.
Seperti yang dilakukan pada Rabu (31/12/2025) lalu. Selain mendengarkan paparan Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun 2026, juga mengevaluasi kinerja perumda.
“Kita evaluasi mengenai target pelayanan, target kinerja, target keuangan, termasuk juga mungkin kita berikan masukan supaya perumda minimal pembiayaannya bisa terbantu, tidak mengharapkan terus bantuan dari Pemkot Tarakan. Kita berharap perumda bisa mandiri dari pendapatannya sendiri,” harap Wali Kota Tarakan, dr. H Kairul, M Kes, Sabtu (3/1/2026).
Wali kota menegaskan apabila kinerjanya menurun bahkan selalu tidak sehat, tidak menutup kemungkinan Pemkot Tarakan akan menutup agar tidak membebani keuangan daerah.
“Yang pasti akan ada evaluasi kepada manajemennya bahkan mungkin perumdanya akan kita tutup Kalau mungkin perumdanya tidak sehat terus daripada membebani,” tegas Wali Kota Khairul. (jkr)
Bertemu Menteri PKP, Gubernur Berhasil Perjuangkan 2.000 Rumah Subsidi untuk Warga
JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum., mengusulkan peningkatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat...
Read moreDetails


















Discussion about this post