TARAKAN – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V melakukan pemeliharaan Intake Embung Binalatung yang diperkirakan membutuhkan waktu lima hari kerja.
Kegiatan ini berdampak pada produksi hingga pendistribusian air bersih ke rumah pelanggan. Hal itu diakui Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan.
“Sebenarnya kami masih produksi dari Intake Indulung dan Intake Sungai Binalatung. Akan tetapi karena Embung Binalatung ditutup maka kami menghentikan sementara suplai air dari Embung Binalatung,” ujar Iwan Setiawan, Kamis (16/9/2025).
“Ini mengakibatkan tekanannya menurun. Mungkin di wilayah-wilayah perbukitan akan terhenti pengalirannya,” sambung Iwan Setiawan.
Perumda Tirta Alam Tarakan juga telah menerbitkan pengumuman terkait dampak dari kegiatan tersebut.
Di mana diperkirakan terjadi penurunan produksi dan distribusi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Satu yang berdampak ke sejumlah wilayah di Tarakan Barat, Tarakan Tengah dan Tarakan Timur. Kondisi ini berlangsung 15 – 19 Oktober.
“Daerah-daerah yang terdampak yaitu Tarakan Tengah, Tarakan Timur dan sebagian Tarakan Barat. Tapi mudahan ini cepat selesai lebih cepat dari yang diperkirakan oleh bws karena pintu ini sudah 2 tahun direncanakan untuk diperbaiki. Tapi baru tahun ini bisa terlaksana,” ungkap Iwan Setiawan.
Agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi, Perumda Tirta Alam Tarakan mengimbau agar pelanggan dapat menampung air secukupnya.
Pihaknya juga memohon maaf atas terganggunya pendistribusian air ke masyarakat. (jkr)
Jalin Kolaborasi dengan Wartawan di Kaltara, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Media Gatering
TARAKAN - Menjalin sinergi dengan wartawan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Media Gathering di Studio XXI, Tarakan Mall,...
Read moreDetails


















Discussion about this post