JAKARTA — Kontingen Panahan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali membuktikan taringnya di kancah nasional. Bertanding pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Senior 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timu, 7–13 Oktober, para srikandi Kaltara sukses membawa pulang dua medali perunggu.
Prestasi ini terbilang istimewa. Pasalnya, kontingen Kaltara berangkat dan bertanding mengandalkan dana pribadi lantaran tak mengantongi alokasi anggaran melalui KONI Kaltara.
Medali perunggu pertama Kaltara diraih oleh Ashila Mutia Pratiwi yang turun di nomor recurve putri. Dalam persaingan sengit, Ashila mengumpulkan total 632 poin. Posisi pertama dan medali emas diraih atlet Jawa Timur, Diananda Choirunisa (666 poin), disusul Shafira Nurin Najwa asal Jawa Tengah (639 poin) di posisi kedua.
Keberhasilan Ashila berlanjut pada nomor recurve beegu putri. Bekerja sama dengan Dzakiya Amalia Putri dan Dzakira Aulia Putri, trio srikandi Kaltara yang baru saja naik level dari kategori junior ke senior ini berhasil menembus podium ketiga dan mengamankan perunggu kedua bagi daerahnya.
Ketua Pengprov Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara, Steve Singgih Wibowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet yang tetap bersinar di tengah keterbatasan.
“Tentu ini kebanggaan besar. Prestasi ini membuktikan bahwa potensi atlet Kaltara mampu bersaing ketat dengan atlet-atlet level Pelatnas, meskipun persaingan di Kejurnas senior kali ini sangat berat,” ujar Steve, Sabtu (10/10/2026).
Steve menyoroti pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk pembinaan cabang olahraga. Menurutnya, perhatian terhadap olahraga tak boleh kendor meski daerah tengah mengalami defisit anggaran.
“Semoga pemerintah daerah bisa memprioritaskan pembinaan olahraga secara menyeluruh, tidak hanya fokus saat PON saja, tetapi juga pada proses penjenjangan menuju ke sana agar pembinaan atlet Kaltara tepat sasaran,” tambahnya.
Perjuangan tim panahan Kaltara di GOR Ciracas belum berakhir. Kontingen Kaltara masih berpeluang menambah koleksi medali melalui para atlet yang akan berlaga di babak kualifikasi kelas ronde nasional dan kelas barebow. (*)


















Discussion about this post