TARAKAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor pada Rabu (15/4/2026).
Ketua Komisi III, Randy Ramadhana Erdian menjelaskan, pertemuan tersebut untuk silaturahim dengan pimpinan BWS Kalimantan V yang kebetulan berkantor di Tarakan.
“Kami ke sana bersilaturahim karena pada dasarnya Balai Wilayah Sungai V itu kan berkantor di Tarakan,” ujar Randy kepada kepada awak media, Jumat (18/4/2026).
Selain itu, kesempatan tersebut sudah dimanfaatkan pihaknya untuk berkoordinasi terkait program BWS yang akan dikerjakan di Tarakan di tahun 2026.
Informasi yang diperolehnya, untuk tahun ini tidak ada pembangunan yang akan dikerjakan di Tarakan karena dampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.
“Informasinya tahun ini belum ada anggaran, kawan-kawan sudah paham TKD kita berkurang dari pusat sehingga tidak ada kegiatan pembangunan,” ungkap politisi partai kebangkitan bangsa PKB ini.
Meski demikian Randy mengakui BWS Kalimantan V sudah berbuat cukup banyak untuk Tarakan. Diantaranya membangun sejumlah embung yang telah dimanfaatkan keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan air baku Perumda Tirta Alam Tarakan.
BWS Kalimantan V sebenarnya akan membangun lagi embung di Sungai Maya. Akan tetapi karena efisiensi anggaran sehingga tahun ini belum bisa dilakukan.
“BWS sudah menceritakan ingin mengusulkan pembangunan Embung Sungai Maya, tapi masih terkendala oleh pembebasan lahan dan sebagainya. Karena tahun 2026 tidak ada anggaran mereka mau berupaya di tahun 2027,” tutur Randy.
Terlepas hal itu Randy menilai ada beberapa hal yang mesti menjadi prioritas untuk dibangun. Selain embung yang masih diperlukan untuk memenuhi air baku, juga tidak kalah pentingnya adalah penanganan banjir.
Sebab persoalan banjir sangat sensitif. Terlebih di Tarakan yang rawan banjir jika hujan turun meski durasi yang tidak lama.
“Penanganan banjir Ini kan agak sensitif. Ketika berbicara banjir ada ada banyak hal, ada normalisasi dan sebagainya. Termasuk perbaikan saluran harus memperhatikan kanan dan kiri dari pemukiman warga, itu jadi pekerjaan rumah,” tutur Randy. (adv)
Soft Launching SIAP QRIS di Pelabuhan Kayan II, Komitmen Bersama Perluas Transaksi Non Tunai
TARAKAN - Pelabuhan Kayan II di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, telah resmi menggunakan QRIS sebagai alat alternatif pembayaran. Ditandai dengan...
Read moreDetails

















Discussion about this post