TARAKAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar bangsa.
Pemkot Tarakan memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menggelar upacara di halaman rumah jabatan Wali Kota Tarakan, Senin (1/6/2026).
Plt Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, menegaskan Pancasila adalah pedoman yang relevan, tidak hanya untuk persatuan nasional, tetapi juga sebagai jawaban atas gejolak geopolitik dunia saat ini.
Meski tema nasional tidak ditetapkan khusus per daerah, Ibnu Saud Is menyoroti makna Pancasila yang berbeda tahun ini karena situasi dunia yang belum pasti.
“Kalau tema ini kan sebenarnya yang kedua ini yang menjadi stressing yang berbeda barangkali karena situasi geopolitik internasional yang sampai hari ini masih belum ada kepastian. Nah sebenarnya kalau para pemimpin dunia itu memahami nilai-nilai Pancasila seharusnya itu bisa lebih cepat diturunkan intensitasnya,” ujar Ibnu Saud kepada awak media ditemui usai upacara.
Ia menyayangkan kenyataan dunia saat ini yang lebih dikendalikan oleh kekuatan dan kepentingan negara besar.
“Dunia sekarang ini dikendalikan oleh kepentingan-kepentingan negara-negara besar dan ada kecenderungan sekarang kan dunia ini hukumnya enggak berjalan tapi dikendalikan oleh power kekuatan. Siapa yang kuat dia yang menentukan aturan,” kata Ibnu Saud.
Karena realitas global tersebut, Ibnu Saud menekankan pentingnya Indonesia mempersiapkan diri dengan memperkuat ketahanan internal. Dua hal yang disebutnya krusial adalah ketahanan pangan dan pertahanan nasional. Karena tidak semua pihak senang melihat Indonesia maju.
Di tengah kritik dan tekanan global, Ibnu Saud menyoroti capaian perekonomian Indonesia yang masih tumbuh di angka 5,3%. Ia membandingkannya dengan kondisi Thailand yang saat ini sedang mengalami penurunan.
“Kalau kita lihat sekarang misalnya di Thailand hari ini kan mereka lagi turun-turunnya. Tapi itu bukan juga berkaitan dengan negara-negara di Asia Tenggara tapi di seluruh dunia. Mengapa itu terjadi? Ya itu tadi, mereka tidak punya Pancasila. Kita memiliki Pancasila,” tegasnya.
Ia menutup dengan harapan persatuan tetap terjaga di tengah perbedaan. “Di tengah perbedaan-perbedaan pendapat kita itu pada akhirnya dan semoga selalu begitu, kita bersatu di bawah panji-panji Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Ibnu Saud. (jkr)
Hari Lahir Pancasila, Plt Wali Kota Tarakan Ingatkan Pentingnya Persatuan di Tengah Geopolitik Global
TARAKAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar bangsa.Pemkot Tarakan...
Read moreDetails

















Discussion about this post