TARAKAN – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, Simon Platino mengimbau orang tua siswa yang ingin melaporkan keluhan seputar program makan bergizi gratis (MBG) agar dilakukan sesuai prosedur, bukan di media sosial.
Himbauan itu disampaikannya berdasarkan hasil rapat evaluasi pelaksanaan program MBG di gedung DPRD Tarakan, Selasa (3/3/2026).
Simon Patino mengaku sudah ada prosedur yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaporan. Bukan ke media sosial. Semantara yang terjadi belakangan ini, keluhan orang tua dipublish di media sosial.
“Pertemuan ini bagaimana orang tua itu bila melaporkan ada prosedur. Dari BGN sudah ada prosedurnya, tapi tidak terpublish. Makanya alur ini yang harus disampaikan kepada orang tua bagaimana cara yang benar untuk menyampaikan, keluhan-keluhan tentang MBG, salah satunya orang tua harus bicara langsung ke sekolah melalui VIC, nanti mereka yang menyampaikan kepada BGN melalui SPPG. Apabila keluhan bungkusan atau makanan kuang baik atau harganya kurang cocok dapat disampaikan langsung ke SPPG,” ujar imon Patino.
Di sisi lain, politisi Partai Gerindra ini menekankan kepada SPPG agar kualitas makanan MBG tetap dijaga, meski mengalami keterbatasan bahan. Caranya dengan melakukan variasi terhadap menu makanan.
Terkait cara penyajian selama Ramadan yang dikeluhkan orang tua karena menggunakan plastik, Simon Patino bisa memaklumi. Sebab SPPG juga mengalami keterbatasan bahan.
Pihaknya sendiri akan menggelar hearing lanjutan dengan mengundang dinas terkait untuk mencari solusi terkait keterbatasan bahan. (jkr)













Discussion about this post