TARAKAN – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit,
Puskesmas Gunung Lingkas gencar laksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kegiatan yang menyasar warga Tarakan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis langsung dengan dokter.
Kepala Puskesmas Gunung Lingkas, dr. Anis Aprilia, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan berkala dan data kunjungan pasien, terdapat beberapa penyakit yang paling mendominasi di wilayah Gunung Lingkas.
Penyakit tersebut di antaranya adalah Hipertensi (tekanan darah tinggi), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dan Diabetes Melitus.
“Banyak warga yang tidak sadar bahwa mereka mengidap hipertensi atau diabetes sampai terjadi komplikasi. Lewat cek kesehatan gratis ini, kita bisa menjaring dan mengintervensi lebih awal melalui perubahan pola hidup sehat dan pengobatan rutin,” jelas Anis.
Menurut Anis CKG ini bisa menyasar semua kalangan mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia (lansia).
Untuk bisa melakukan CKG, warga cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). CKG juga bisa di puskesmas terdekat.
Selain cek gula darah dan kolesterol, dalam CKG ini juga dilakukan screening melalui metode wawancara yang disesuaikan dengan umur.
Jika ditemukan penyakit, bisa direkomendasikan untuk mendapat rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan melalui faskes BPJS-nya.
Anis mengibaratkan kegiatan ini sebagai medical check up. Sehingga warga tidak perlu langsung ke rumah sakit. Puskesmas bisa melakukan hal itu. Kecuali bila hasilnya membutuhkan penanganan dokter spesialis, baru dirujuk ke faskes lanjutan.
Selain itu, hasil pemeriksaannya akan masuk dalam rapor kesehatan setiap individu melalui aplikasi untuk CKG tahun depan.
Anis memastikan alat medis pendukung CKG cukup lengkap di puskesmas. Sehingga masyarakat cukup datang ke puskesmas bisa ingin mengecek kesehatannya.
Ia menambahkan progres CKG di Puskesmas Gunung Lingkas tahun ini sudah cukup banyak. Dari target 23 ribu warga, sudah mencapai 53 persen. Mereka yang memeriksakan kesehatannya tidak hanya warga Gunung Lingkas, tapi seluruh daerah di Tarakan. (jkr)













Discussion about this post