TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Swiss-belhotel Tarakan, Kamis (30/4/2025).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P).
Seperti diketahui, ada dua jenis penyakit. Di antaranya penyakit menular yang meliputi tuberkulosis (TBC), demam berdarah (DBD), HIV/AIDS, Covid-19 dan lain-lain.
Sedangkan penyakit tidak menular di antaranya hipertensi, diabetes melitus, stroke, jantung dan lain-lain.
“Dari kegiatan itu kita ingin melihat permasalahan apa saja yang dihadapi di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujar Kepala Dinkes Tarakan, dr. Devi Ika Idriarti.
Dijelaskan bahwa rakor ini menjadi agenda rutin yang digelar sejak tahun lalu. Pendanaannya dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik Dinkes Tarakan.
Dari hasil rakor, Devi membeberkan, kendala yang dihadapi selalu ada. Di mana untuk permasalahan kesehatan tidak bisa dihadapi Dinkes Tarakan sendiri, butuh sinergitas stakeholder terkait.
“Seperti disampaikan oleh pak wali, sebenarnya permasalahan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh dinas kesehatan sendiri, tetapi melibatkan stakeholder terkait. Misalnya untuk perencanaan penganggaran, kami perlu dari Bappeda, juga dari BPKAD, informasi dari Diskominfo kegiatan-kegiatan di masyarakat perlu melibatkan kepala wilayahnya seperti lurah, camat, ini perlu melibatkan semua pihak Bagaimana caranya agar penyakit infeksi bisa kita turunkan kasusnya kemudian tidak menular juga kita upayakan bagaimana agar bisa terkendali agar penderitanya bisa tetap produktif,” beber Devi.
Menurut Devi, sebenarnya dari dulu sudah ada kolaborasi antardinas. Akan tetapi yang perlu dimatangkan lagi adalah penyamaan persepsi agar semua pihak bisa mengetahui apa saja tindaklanjut dari persoalan yang dihadapi untuk diselesaikan bersama-sama.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa mengendalikan penyakit menular. Demikian juga yang tidak menular. (jkr)
Pengurus Perpani Tarakan Periode 2026-2030 Terbentuk, Libatkan Perwakilan Klub
TARAKAN - Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Tarakan telah membentuk susunan pengurus baru untuk periode 2026-2030.Pengurus yang terbentuk terdiri dari...
Read moreDetails



















Discussion about this post