TARAKAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan melaksanakan Musyawarah Kerja yang berlangsung di ruang dr. Aboebakar Pari, Markas PMI Tarakan, Sabtu (7/2/2026).
Acara ini dibuka Ketua PMI Tarakan, H. Hamid Amren S.E dan dihadiri Sekretaris PMI Kaltara, Dedy Setiawansyah serta pengurus baik PMI Tarakan maupun PMI kecamatan.
Ketua PMI Tarakan, H. Hamid Amren S.E menjelaskan bahwa musyawarah kerja ini merupakan bagian dari amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI. Di mana wajib dilaksanakan setiap akhir atau awal tahun.
Salah satu pokok pembahasannya adalah mengevaluasi program kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun 2025.
“Untuk 2026 kami laksanakan di awal tahun. Tugasnya adalah mengevaluasi seluruh kegiatan-kegiatan yang telah kami lakukan di tahun 2025 kami laporkan dalam forum musyawarah kerja seluruh kegiatan selama tahun 2025,” ujar Hamid Amren.
Meski demikian, mantan Sekretaris Daerah Kota Tarakan ini mengaku sebenarnya pihaknya telah melaksanakan monitoring dan evaluasi di setiap awal bulan terhadap program kegiatan yang sudah dilaksanakan. Sehingga musyawarah kerja ini hanya untuk menjumlahkan program kegiatan yang sudah dilaksanakan selama satu tahun.
Ia memastikan bahwa seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan bersifat transparan. Baik di bidang organisasi, penanggulangan bencana, pembinaan relawan dan sumber daya serta di bidang pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, musyawarah kerja ini juga bertujuan untuk menyusun program kerja tahun 2026, dengan menyelaraskan program PMI Pusat dan PMI Kaltara.
“Program kerja kami selaraskan dengan rencana strategis PMI Pusat rencana strategis PMI provinsi rencana strategis PMI Tarakan. Itu yang akan menjadi kegiatan-kegiatan kita di tahun 2026 yang terbagi di empat bidang tadi,” ungkap Hamid Amren. (jkr)

















Discussion about this post