TARAKAN – Melalui aspirasinya di pusat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh berhasil menghadirkan program kampung nelayan dan kampung budidaya di Kalimantan Utara (Kaltara).
Program tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang menjadi salah satu mitra Komisi IV DPR RI, tempat bertugas Hasan Saleh.
Adapun lokasinya telah ditentukan. Yaitu di Tarakan dan Nunukan. Program tersebut akan digulirkan pada 2026.
“Insya Allah kalau tidak ada halangan di 2026 nanti akan membangun kampung nelayan dan kampung budidaya, kedua-duanya di Tarakan. Kemudian juga akan bangun kampung nelayan dan kampung budidaya di Nunukan. Jadi Insya Allah tahun 2026 ini ada 4 kampung nelayan dan kampung budidaya,” biar Hasan Saleh kepada awak media, Jumat (12/12/2025).
Dengan program kampung nelayan, pemerintah pusat memodernisasi desa nelayan menjadi kawasan pesisir yang lebih produktif, tertata, dan sejahtera melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi, pemberdayaan ekonomi (koperasi), peningkatan SDM, serta pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan, mengubahnya dari sekadar tempat tinggal menjadi pusat ekonomi perikanan yang mandiri dari hulu ke hilir.
Sedangkan dengan program kampung budidaya, pemerintah pusat mengubah desa nelayan dan pembudidaya menjadi kawasan perikanan yang modern, produktif, terintegrasi, dan berdaya saing, berfokus pada komoditas unggulan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui infrastruktur, teknologi, manajemen, dan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan, dari hulu ke hilir. Tujuannya menciptakan ekosistem perikanan mandiri, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
“Di kampung nelayan ini semua tersedia ada POM Bensinnya Pokoknya lengkap sehingga dapat melayani kebutuhan masyarakat nelayan tidak perlu ke kota lagi di kampung-kampung itu Apa yang dia cari bisa didapat,” tutur Hasan Saleh.
Menurut anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini, melalui program tersebut pemerintah pusat mengalokasi anggaran yang cukup besar. Untuk setiap programnya diperkirakan di atas Rp 20 milliar yang digelontorkan.
Adapun lokasinya, menurut Hasan Saleh, sudah ditentukan. Untuk di Tarakan, program kampung budidaya direncanakan dibangun di Kelurahan Pantai Amal. Sedangkan kampung nelayan di Kelurahan Juwata laut.
Ia menambahkan sebenarnya di tahun 2025 Kaltara telah kebagian program tersebut yang diberikan kepada Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan berupa program kampung nelayan. Sementara ini sedang dibangun. (jkr)
PMI Tarakan Agendakan Gelar Jumbara Tahun Ini
TARAKAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan mengagendakan gelaran even Jumpa, Bakti dan Gembira (Jumbara) pada tahun 2026.Hal itu terungkap...
Read moreDetails

















Discussion about this post