TARAKAN – Taharman terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKM-Bone) Kota Tarakan masa bakti 2025-2030.
Kepastian itu setelah pria yang juga personel Polda Kaltara ini menjadi calon tunggal pada Musyawarah Cabang (Muscab) IV KKM-Bone Kota Tarakan berlangsung di Hotel Galaxy, Minggu (2/11/2025).
Usai terpilih, Taharman mengaku langkah awal yang akan dilakukannya adalah menyusun struktur pengurus KKM-Bone Kota Tarakan masa bakti 2025-2030.
“Dalam waktu dekat kami akan membentuk pengurus. Ada sekretaris, bendahara dan seksi-seksi lainnya,” ujar Pak Herman kepada awak media usai acara.
Struktur kepengurusan nantinya akan disempurnakan dengan membentuk klaster pengurus hingga di tingkat kecamatan.
Langkah ini dilakukan untuk membantu pengurus tingkat kota dalam melakukan berbagai kegiatan. Misalnya mendata warga Bone yang ada di Tarakan yang akan dimasukkan dalam database.
Taharman juga menegaskan siap bekerja sesuai dengan visi. Ia ingin menjadikan KKM-Bone Kota Tarakan sebagai wadah kebersamaan, pemberdayaan dan pelestarian budaya untuk untuk mewujudkan masyarakat Bone yang maju, sejahtera, berdaya saing serta harmonis sejalan dengan pembangunan Tarakan.
Sedangkan misinya adalah mempererat silaturahmi dan persaudaraan, melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal Bone, menjalin kerjasama dengan pemerintah dan organisasi lain serta mengembangkan kepedulian sosial dan keagamaan.
“Mungkin bisa saja ke depan kita rencanakan Jumat Berkah. Insya Allah kita agendakan. Kemudian ada warga kita yang tertimpa musibah seperti kebakaran atau ada warga Bone yang tersesat atau dari Malaysia, di sini butuh perbantuan dari kita nanti kita akan bantu pemulangannya,” tutur Taharman.
“Intinya paguyuban ini adalah kemanusiaan sesuai dengan visi kami untuk mensejahterakan warga Bone,” sambung Taharman.
Untuk memudahkan dalam pengumpulan sumbangan, pihaknya akan membuat rekening organisasi. Karena tidak dipungkirinya, sebuah organisasi butuhkan pendanaan dalam melaksanakan kegiatan sosial.
Ditambahkan bahwa warga Bone yang ada di Tarakan jumlahnya diperkirakan cukup banyak. Profesinya juga bermacam-macam. Ada petani, pegawai negeri sipil, polisi, pedagang dan lain-lain.
Namun Taharman belum mengetahui angka pasti warga Bone di Tarakan. Karena itu ke depan pihaknya akan mendata secara rinci. (jkr)
Vokal Perjuangkan Indonesia Timur, Hasan Basri Suarakan Isu Strategis di Sidang Paripurna DPD RI
JAKARTA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD...
Read moreDetails



















Discussion about this post