TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mendapat kehormatan dikunjungi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto dan rombongan, Rabu (7/2/2023).
Turut mendampingi dalam pertemuan di ruang rapat Bupati Bulungan itu, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, H. Suriansyah, Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala, Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Agus Nugraha, jajaran Pemerintah Kabupaten Bulungan dan instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syarwani membeberkan kondisi geografis dan potensi bencana di Bumi Tenguyun.
Menurutnya, Bulungan memiliki luas wilayah kurang lebih 13 ribu kilometer persegi yang terdiri dari 10 kecamatan, 74 desa dan 7 kelurahan. Dengan memiliki 7 aliran sungai induk, 15 gunung dan 201 pulau besar dan kecil.
Ada pun potensi kebencanaan yang sering terjadi adalah banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan (karhutla). Banjir paling parah terjadi pada 2015 lalu yang merendam tiga kecamatan di hulu sungan Kayan.
“Potensi kebencanaan yang memang sering terjadi di Kabupaten Bulungan ini yang pertama potensi banjir. Mungkin jenderal juga sangat paham dan mengetahui kondisi karakteristik Kabupaten Bulungan,” ujar Bupati Syarwani.
“Yang kedua potensi tanah longsor dan yang terakhir itu berkaitan dengan potensi kebakaran hutan atau karhutla,” lanjut Bupati dalam sambutannya.
Berdasarkan data Pemkab Bulungan, dibeberkan Bupati, banjir besar terjadi 2015 yang merendam hampir tiga kecamatan di hulu sungan Kayan.
Peristiwa itu membuat warga yang terdampak langsung harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan potensi kebencanaan.
Termasuk dalam penanganan bencana kebakaran. Di mana Pemkab Bulungan bersinergi dengan TNI dan Polri serta menggandeng pelaku usaha.
Selain itu, Pemkab Bulungan juga membentuk Komunitas Masyarakat Anti Api dan telah membekali mereka dengan pelatihan dan simulasi.
Karena itu, Bupati Syarwani berterima kasih atas dukungan semua pihak dalam penanganan kebencanaan di Bulungan. Semua itu tidak lepas dari kerja sama, koordinasi dan sinergitas. (jkr)


















Discussion about this post