TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengapresiasi lahirnya Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah delapan dekade.
Diharapkan salah satu organisasi wanita terbesar di Indonesia ini terus berkontribusi bagi pembangunan Indonesia khususnya di Tarakan.
Harapan itu disampaikan wali kota saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 di Kayan Multifunction hall Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (10/11/2026).
“Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus maupun anggota Muslimat NU atas kontribusinya selama ini terhadap pembangunan di Tarakan. Tentu kita berharap bahwa kontribusi itu semakin besar di momentum hari lahir Muslimat NU ke 80,” harap wali kota.
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Tarakan ini menyambut positif pesan-pesan yang Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Hj. Arifatul Choiri Fauzi.
Di mana wanita yang juga menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini mengingatkan pentingnya memberikan pola asuh dan pendidikan yang baik bagi anak dalam upaya mencegah kekerasan kepada perempuan dan anak yang dinilai cukup tinggi kasusnya di Indonesia.
Wali kota menilai pesan-pesan itu sangat baik dan perlu menjadi perhatian semua pihak dalam rangka mencegah kekerasan pada perempuan dan anak.
“Saya kira sangat bagus mengenai bagaimana kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, termasuk juga munculnya beberapa kejadian-kejadian, misalnya anak membunuh orang tuanya, saya kira itu bagus apa yang disampaikan oleh Ketua Muslimat NU dan itu bisa menjadi perhatian kita bersama untuk membangun komunikasi, jangan sampai anak-anak kita lepas kontrol sehingga menimbulkan persoalan-persoalan di dalam pertumbuhan generasi muda,” ungkap Khairul. (Rajab)


















Discussion about this post