TARAKAN – Sepanjang tahun 2025,Palang Merah Indonesia PMI Kota Tarakan, melalui Unit Donor (UDD) masih melayani permintaan darah meskipun menurun.
Ketua PMI Tarakan, H. Hamid Amren menjelaskan lihatnya masih melayani lima rumah sakit, di luar dari RSUD dr. H. Jusuf SK.
Hal itu disampaikannya erdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilaksanakan belum lama ini.
“Kita hanya melayani Rumah Sakit Umum Kota Tarakan, kemudian Rumah Sakit Pertamina, Rumah Sakit Carsa, Rumah Sakit Angkatan Laut dan Rumah Sakit Bhayangkara. Itu lima rumah sakit yang kita layani,” beber Hamid Amren, Minggu (11/1/2026).
Adapun RSUD dr. H. Jusuf SK, menurut Hamid Amren, tidak lagi mengambil darah di Markas PMI Tarakan.
Mantan Sekretaris Daerah Tarakan ini mengakui tidak adanya permintaan dari RSUD dr. H. Jusuf SK, berpengaruh besar terhadap penurunan permintaan darah di Markas PMI Tarakan.
“Kalau menurut kami cukup jauh. Kalau dulu kita melayani satu bulan bisa sampai 800an kantong, sekarang hanya diangka 200 kantong. Karena kita hanya melayani lima rumah sakit itu,” ungkap Hamid Amren.
Meski demikian, Hamid Amren memastikan tidak menyurutkan semangat pihaknya untuk menyediakan stok darah.
Menurutnya stok darah di PMI Tarakan mampu mencukupi kebutuhan atau permintaan rumah sakit. Bahkan terkadang pihaknya mencarikan apabila rumah sakit membutuhkan cukup banyak kantong darah atau darah yang langka. (jkr)
Wagub Rakor bersama Menteri PPPA di Swissbell Hotel Tarakan
TARAKAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen mendukung kebijakan dan program nasional di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan...
Read moreDetails



















Discussion about this post