TARAKAN – Pengakuan mengejutkan disampaikan Ketua RT 07 Kelurahan Karang Harapan, Petrus Pongtiku. Buaya ternyata sudah sering muncul di lokasi itu. Bahkan sebelum dibuat Embung Persemaian.
Embung Persemaian menjadi perhatian warga Tarakan setelah terjadinya peristiwa seorang ibu bernama Theresia diserang buata saat mencari rumput di lokasi itu pada Senin (19/1/2026).
Embung Persemaian sendiri masuk dalam wilayah administrasi RT 7 Kelurahan Karang Harapan. Lokasinya berdekatan dengan tempat penangkaran buaya di Persemaian.
“Dulunya kan memang kolam di situ. Dulu memang sering ada buaya, sebelum jadi waduk. Saya tidak tahu dari mana datangnya. Selama jadi waduk ada terus buayanya,” ujar Petrus Pongtiku, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, lama masa pembangunan hingga sekarang, kemunculan buaya tidak sampai memakan korban jiwa. Hanya saja sempat memangsa beberapa ekor kambing. Baru pada Senin kemarin kemunculan buaya memakan korban.
Petrus mengaku Sudah beberapa kali melaporkan hal ini kepada pihak terkait telah dilakukan penindakan dengan menangkap buaya tersebut.
“Sudah beberapa kali ada penangkapan buaya di situ. Bahkan setahu saya sudah tiga kali. Tapi tiba-tiba saja ada lagi,” beber Petrus.
Keberadaan buaya di Embung Persemaian ini menjadi tanda tanya besar, dari mana asalnya? Petrus sendiri menyanksikan apabila kehadiran buaya ini diduga lepas dari penangkaran buaya yang berada tidak jauh dari Embung Persemaian.
“Kalau dia lepas dari penangkaran, ikutnya ke sungai sana, tidak mungkin masuk ke dalam (Embung Persemaian),” tegas Petrus.
Ia menambahkan dari keterangan warga, diduga ada beberapa ekor buaya yang mendiami embung tersebut. Di antaranya dua ekor berukuran besar.
“Yang sering dilihat warga katanya dua yang besar, ada juga yang kecil. Yang besar panjangnya kurang lebih tiga meter,” tutur Petrus.
Menurutnya, warga sebenarnya sudah tahu ada buaya di lokasi itu. Bahkan sudah dipasang juga imbauan peringatan. Hanya saja karena banyak tumbuh rumput, sering dimanfaatkan untuk mencari rumput untuk pakan ternak.
Padahal sebelum dikelola Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Sert Pariwisata Tarakan, lokasi tersebut bersih dari rumput. Nun sekarang justru ditumbuhi banyak rumput. (jkr)
Auto Fest 2k26 Series 4, Wadah Kolaborasi Kreatifitas Otomotif dan Pengembangan UMKM
TARAKAN - Tarakan Auto Fest 2k26 Series 4 menjadi wadah kolaborasi antara kreativitas otomotif dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan...
Read moreDetails

















Discussion about this post