TARAKAN — Kepolisian Resort (Polres) Tarakan menggelar operasi terpusat Lilin Kayan 2025 dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dalam kegiatan yang telah dimulai sejak 20 Desember hingga 14 hari ke depan, Polres Tarakan melibatkan berbagai unsur.
Selain dari TNI dan Polri serta instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Tarakan, Polres Tarakan juga melibatkan organisasi masyarakat (ormas).
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, menjelaskan pelibatan ormas sesuai arahan Kapolri.
Sebab kondisi yang dihadapi bukan hanya mengamankan jalannya perayaan Natal dan arus mudik dan balik Nataru, tetapi juga menghadapi potensi bencana dampak perubahan iklim.
“Sesuai dengan arahan Kapolri yang pada saat apel gelar pasukan juga saya sampaikan bahwa kegiatan pengamanan ini tidak hanya fokus pada pengamanan perayaan ibadah dan pengamanan arus mudik dan arus balik tapi karena situasi geografi berdasarkan data BMKG dari unsur terkait juga secara terpadu dalam mengantisipasi potensi bencana yang dapat mengganggu perayaan natal bagi umat Kristiani dan Katolik,” ujar kapolres, Minggu (21/12/2025).
“Dari faktor-faktor itulah tentunya dari forum kerukunan umat beragama dari forum kebangsaan juga terlibat secara aktif,” sambung kapolres.
Untuk pengamanan perayaan Natal, kapolres mengaku telah memetakan potensi kepadatan. Di mana dari 103 gereja di Tarakan, diperkirakan sebanyak 28 gereja diperkirakan akan dihadiri jemaah dalam jumlah besar.
Polres Tarakan menyiapkan 130 personel dari unsur kepolisian. Dibantu TNI, organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Tarakan, instansi vertikal terkait hingga organisasi masyarakat.
Sementara itu, dalam memaknai malam pergantian tahun, kapolres mengimbau masyarakat lebih mengedepankan kegiatan spiritual daripada hura-hura, apalagi menyalakan kembang api.
Hal ini sebagai bentuk empati nasional atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Kita saat ini sedang empati nasional, kita juga melihat saudara-saudara kita yang ada di Sumatera. Tentunya kami menghimbau kepada seluruh warga Tarakan dapat menyambut pergantian tahun dengan melaksanakan ibadah di rumah masing-masing atau di tempat-tempat ibadah sehingga bisa mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” imbau kapolres. (jkr)



















Discussion about this post