• Beranda
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
    • Akhirnya, 33 Dusun Terpencil Sulawesi Selatan Dilistriki PLN, Menyala 24 Jam!
  • Terms And Conditions
Jendela Kaltara
  • Home
  • Nasional

    Pemkab Siapkan Pola Baru Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dari Seleksi Terbuka Menuju Manajemen Talenta ASN

    Wujud Komitmen Pendidikan Unggulan, Pemkot Tarakan Siapkan Sekolah Transisi dan Hibah Lahan 20 Hektare untuk SNT

    Festival Bulungan Hibot 2026, Upaya Menjaga Warisan Budaya

    Suntikan Semangat dari Perbatasan: Rismanto Gaungkan Perda Olahraga, Warga Nunukan Tagih Jaminan Masa Depan Atlet

    Pendidikan Investasi Masa Depan, Rismanto Ditanya Warga Nunukan Soal SPMB

    KONI Berlakukan Wajib KTP Kaltara. Sanksi Diskualifikasi Menanti bagi Atlet dan Cabor yang Ketahuan

    PT Pertamina Hulu Mahakam Selamatkan Tujuh Nelayan Terombang-ambing Dua Hari di Selat Makassar

    Hari Lahir Ke-25, BPM & BEM Fakultas Teknik UBT Sukses Gelar “Sahur on The Road”

    Hari Lahir Ke-25, BPM & BEM Fakultas Teknik UBT Sukses Gelar “Sahur on The Road”

    Komisi I DPRD Kaltara Memastikan Seleksi KPID Kaltara Berjalan Standar dan Tranparan

    Komisi I DPRD Kaltara Memastikan Seleksi KPID Kaltara Berjalan Standar dan Tranparan

    Hadiri Kick Off KKB 2025, Wawali Ibnu Saud Apresiasi Bank Indonesia Sebagai Mitra Strategis Berdayakan UMKM

  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional

    Pemkab Siapkan Pola Baru Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dari Seleksi Terbuka Menuju Manajemen Talenta ASN

    Wujud Komitmen Pendidikan Unggulan, Pemkot Tarakan Siapkan Sekolah Transisi dan Hibah Lahan 20 Hektare untuk SNT

    Festival Bulungan Hibot 2026, Upaya Menjaga Warisan Budaya

    Suntikan Semangat dari Perbatasan: Rismanto Gaungkan Perda Olahraga, Warga Nunukan Tagih Jaminan Masa Depan Atlet

    Pendidikan Investasi Masa Depan, Rismanto Ditanya Warga Nunukan Soal SPMB

    KONI Berlakukan Wajib KTP Kaltara. Sanksi Diskualifikasi Menanti bagi Atlet dan Cabor yang Ketahuan

    PT Pertamina Hulu Mahakam Selamatkan Tujuh Nelayan Terombang-ambing Dua Hari di Selat Makassar

    Hari Lahir Ke-25, BPM & BEM Fakultas Teknik UBT Sukses Gelar “Sahur on The Road”

    Hari Lahir Ke-25, BPM & BEM Fakultas Teknik UBT Sukses Gelar “Sahur on The Road”

    Komisi I DPRD Kaltara Memastikan Seleksi KPID Kaltara Berjalan Standar dan Tranparan

    Komisi I DPRD Kaltara Memastikan Seleksi KPID Kaltara Berjalan Standar dan Tranparan

    Hadiri Kick Off KKB 2025, Wawali Ibnu Saud Apresiasi Bank Indonesia Sebagai Mitra Strategis Berdayakan UMKM

  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Jendela Kaltara
No Result
View All Result

Kursi ke-4

Redaksi Jendela Kaltara by Redaksi Jendela Kaltara
17 Nov 2022
0 0
0

Anggota DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus. (foto: IST)

0
SHARES
182
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Hari ini, 17 November 2022, Deddy Yevri Hanteru Sitorus berulang tahun ke-52. Anggaplah tulisan ini sebagai hadiah dari saya. Tapi hadiah kecil ini akan saya berikan untuk Ida Suryani, istrinya. Kok bisa?

Bagi politisi, usia 50 tahun adalah golden age. Seperti buah mangga, lagi ranum-ranumnya. Begitu pula Deddy Sitorus. Ia semakin matang. Tenang dan mampu menunjukkan kemampuannya menembus jagad politik papan atas.

BacaJuga

Cukai Rokok dan Ketegangan Menkeu–Menkes: Instrumen Kendali Kesehatan yang Tumpul

11 Oktober 2025

Ajakan Anonim, Emosi Publik, dan Demokrasi yang Gelisah

4 September 2025

Warisan yang Terabaikan, Visi Lingkungan Tarakan di Era Jusuf SK

17 Juli 2025

Tidak banyak politisi new comer punya kemampuan seperti Deddy. Saya memberikan contoh satu saja. Deddy Sitorus kerap menjadi juru bicara atau juru debat dalam talk show papan atas ILC. Dia bicara mewakili partainya PDI Perjuangan.

Padahal, banyak sekali anak buah Megawati Soekarnoputri yang jago-jago. Tapi Deddy yang terpilih. Itu menandakan dia berkualitas. Retorikanya, pilihan diksinya mampu mewakili sikap PDI Perjuangan terhadap satu isu.

Saya meyakini, kemampuannya itu didapat dari seorang teman debat yang andal. Yah, siapa lagi kalau bukan Ida Suryani.

Ibu tiga anak ini bukan istri biasa. Yang hanya mengurus rumah dan tangga. Dia juga menjadi teman diskusi. Dia menjadi rem, saat Deddy terlampau laju. Sesekali, Ida yang menginjak gas, ketika suaminya mulai kendor.

Siapa Ida Suryani? Sarjana ekonomi UGM ini lahir di Ambon Maluku, 46 tahun lalu. Ayahnya seorang hakim.

“Hakim itu tugasnya pindah-pindah. makanya aku lahir di Ambon waktu Papa tugas disana,” kata Ida memulai kisahnya.

Tidak hanya Ambon dan Tual. Setiap 5 tahun sekali Ayahnya berpindah tugas. Mulai Sulawesi, Sumatera, Jawa hingga Kalimantan.

“Cuma Papua yang belum pernah. Habis Papa nolak, kalau mau dipindah ke Papua. Apalagi dulu belum kondusif,” lanjutnya.

Makanya Ida sangat familiar dengan suasana sidang pengadilan. Betapa tidak, hampir setiap hari Ia nongkrong di pengadilan. Duduk di pojok ruang sidang, sambil mengerjakan PR. Menyaksikan Ayahnya mengadili orang.

“Aku sudah biasa melihat terdakwa. Ada yang pura-pura gila. Tiba-tiba religius. Pokoknya serulah,” katanya sambil tertawa.

Uniknya, saat melanjutkan kuliah, Ida tidak mengambil jurusan hukum. Ia malah memilih akutansi. Itu karena orang tuanya membebaskan anak-anaknya memilih masa depan. Tidak ada paksaan mengikuti jejak orang tuanya.

Tapi keluarga ini akhirnya ada yang mengikuti jejak sang ayah menjadi hakim.

“Adik ku perempuan sekarang jadi hakim. Tugasnya di PN Cirebon. Untunglah dia bisa meneruskan jejak Papa,” lanjutnya.

Ida mengakui, Ia memiliki karakter tidak tegaan. Mungkin ini akibat sering melihat sidang di pengadilan. Ia mengaku tidak sampai hati menyaksikan orang yang mengiba-iba sambil menangis.

“Kalau aku jadi hakim pasti banyak terdakwa yang ku bebaskan,” kata Ida sambil tertawa.

Makanya Ida serius menjadi akuntan. Setelah lulus, Ia bekerja di kantor akuntan publik sebagai auditor. Hingga akhirnya diterima di World Bank. Untuk memperdalam ilmunya Ia juga kuliah S2 Master Business Administration Major International Finance di Universitas Gajah Mada.

Setelah itu, Ida bekerja di United Nations Development Programme (UNDP) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Pernah juga di World Bank Programme dan USAID Programme. Sampai akhirnya, kerja di Kedutaan Besar Inggris.” tuturnya.

Saya sempat mengira Ida adalah seorang wanita Jawa. Tutur katanya lembut. Wajahnya pun tak mencirikan perempuan Batak. Rupanya Ia Batak tulen. Bermarga Nainggolan.

Tapi, Ida begitu kontradiktif dibandingkan suaminya. Deddy terkesan keras. Terdengar dari intonasi suaranya. Itulah mungkin pasangan ini saling melengkapi. Ida sebagai penyejuk saat hati suaminya gundah gulana. Dan cendrung mengalah.

Sikap ini Ida tunjukkan saat mendapat beasiswa sekolah di luar negeri. Ia ingin sekali mengambil kesempatan itu. Namun, disaat bersamaan Deddy Sitorus juga memperoleh beasiswa di Inggris. Nah, bingunglah mereka. Apalagi saat itu, punya dua anak kecil. Akhirnya, Ida yang mengalah. Dia memilih mengubur impiannya demi suami dan anaknya.

Begitu pula ketika Deddy Sitorus gagal saat pertama kali ikut pertarungan legislatif di Riau. Kala itu, bersama anak-anaknya, Ida menemani suaminya mencari suara. Sayang, dikesempatan pertama itu Deddy Sitorus gagal. Pengalaman yang sungguh sangat menyakitkan. Keluarga kecil ini terpukul. Tapi sebagai istri, Ida terus memompa semangat suaminya.

Kiprah Deddy di dunia politik terus berlanjut meski tak lolos ke Senayan. Ia malah dipercaya masuk dalam tim pemenangan Joko Widodo periode pertama. Setelah Jokowi menang, Deddy direkrut menjadi Staf Ahli Menteri BUMN Rini Sumarno. Ia juga diangkat menjadi Komisaris disejumlah BUMN.

Akhirnya masuk waktu kampanye. Trauma di Riau sudah sirna. Deddy Sitorus pun ditunjuk untuk ikut bertarung memperebutkan kursi DPR RI Dapil Kalimantan Utara.

Ida Suryani juga kembali turun gunung. Ia ikut mendampingi suaminya. Kampanye dari desa ke desa di pedalaman. Usaha memang tidak menghianati hasil. Hampir satu tahun lebih bolak-balik Jakarta-Kaltara dia lakoni. Ikut mengorganisir relawan. Membangun jaringan dan yang paling utama adalah mendampingi suaminya. Mempersiapkan seluruh tetek-bengek. Mulai makanan, suplemen, pakaian hingga membuat agenda.

Makanya jangan heran, popularitas Ida nyaris sejajar dengan Deddy Sitorus. Ia sangat dikenal di kantong-kantong suara Deddy.

Setelah terpilih pun, Ida tetap menemani Deddy dalam kunjungan Dapil. Saya melihat sendiri, Ida tergopoh-gopoh mencari tempat yang nyaman untuk mengikuti zoom meeting kantornya. Atau saat Deddy menemui warga Ia kerja di mobil.

Itulah caranya membagi waktu. Tetap bekerja sambil mendampingi suaminya. Apakah itu kemauan Deddy Sitorus? Ida mengakui iya. Tapi, mendampingi suami saat kunjungan kerja di Dapil adalah perintah Ketua Umum PDI Perjuangan.

“Ibu Mega menyampaikan itu saat mengumpulkan istri-istri anggota DPR RI yang baru. Tugas kami selain mendampingi juga diminta untuk memperkenalkan partai,” jelasnya.

Makanya tak jarang, Ida juga membuat postingan terkait agenda kerja Deddy Sitorus di Dapil.

“Kami para istri juga dipantau partai,” uangkapnya.

Satu lagi pesan Megawati yang selalu diingat Ida. Apa itu? Soal penampilan. Megawati tidak ingin istri anggota DPR RI hidup glamour. Pakai tas branded atau mengenakan barang-barang mewah.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu tak ingin penampilan istri wakil rakyat malah tidak merakyat.

“Ibu Mega kadang menegur di depan umum kalau ada teman-teman pakai tas branded. Beliau mengingatkan, bahwa PDI Perjuangan adalah partai wong cilik. Harus bisa menyesuaikan dengan kondisi rakyat,” ucapnya.

Itulah Ida Suryani. Penampilannya selalu sederhana. Pakai celana jeans, t-shirt plus topi New Yorkers. Kalau berada ditengah-tengah warga desa, kita tak bisa membedakannya.

Tapi jangan ditanya perannya. Saya menjulukinya, anggota DPR RI kursi ke 4 Dapil Kaltara.

Selamat ulang tahun Deddy Sitorus. Tulisan ini adalah hadiah untuk Ida Suryani. (pai)

Tags: #dapilkaltara#deddysitorus#dpr-riPBSI Kaltara

Discussion about this post

  • Wali Kota Tarakan Lantik Abd. Azis Hasan Resmi jadi Sekda, Titip 8 PR Besar Termasuk Reorganisasi dan ABPD 2027

    Wali Kota Tarakan Lantik Abd. Azis Hasan Resmi jadi Sekda, Titip 8 PR Besar Termasuk Reorganisasi dan ABPD 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puskesmas Pantai Amal Dorong Terwujudnya Desa Sehat Iklim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Stunting Tarakan Turun tinggal 4%, Wali Kota Apresiasi Peran PKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut HUT ke-81 RI, Wali Kota Tarakan Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramaikan Job Fair 2026, PT PRI Komitmen Bantu Pemkot Tarakan Buka Lapangan Kerja untuk Sejahterakan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Ekonomi

Gelar Katalis 2026, KPwBI Kaltara Dorong Literasi Digital di Kalangan Gen Z

by Redaksi Jendela Kaltara
16 Agustus 2026
0

TARAKAN — Lapangan Taman Berkampung, Kampung Empat, Sabtu malam (15/8/2026) dipadati dengan kaum millenial menyaksikan puncak acara Katara Digital QRIS...

Read moreDetails

Tutup POP 2026, Bupati: Ajang Pembinaan Atlet Muda Bulungan

15 Agustus 2026

Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmi Buka UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center untuk Memajukan Riset dan Pendidikan Nasional

14 Agustus 2026

Sidang Bersama MPR, DPR dan DPD RI Digelar 14 Agustus 2026, Hasan Basri: Persiapan Sudah di Atas 90 Persen

12 Agustus 2026

Panwasrah Tutup Batas Waktu Penyerahan TD dan THB. Wiyono Tegaskan Tidak Ada Toleransi Lagi

11 Agustus 2026

Tag

#anggotadprdkaltara #asminlaurahafid #ASN #bankindonesia #bulungan #bupatibulungan #bupatinunukan #covid-19 #dprdkaltara #gubernurkaltara #hasanbasri #idulfitri #kaltara #kaltaradihati #kapoldakaltara #khairul #konikaltara #kontingenkaltara #kormikaltara #KPwBIprovinsikaltara #nunukan #pemilu2024 #pemkabbulungan #pemkabnunukan #pemkottarakan #pemprovkaltara #pileg #pilkada2024 #pilpres #pjwalikotatarakan #poldakaltara #polisi #polrestarakan #polri #presisi #ramadan #senatorkaltara #syarwani #tarakan #tarakanhibot #tarakansmartcity #wakilgubernurkaltara #walikotatarakan #yansentp #zainalarifinpaliwang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms And Conditions

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan