TARAKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkirakan penetapan cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) I dilakukan pada Agustus 2022.
Induk cabor prestasi di Bumi Benuanta itu telah melakukan pendataan dan kajian. Hasilnya ada 37 cabor yang diproyeksikan bisa dipertandingkan di pesta olahraga multi even pertama di Kaltara itu pada November 2022 nanti.
Jumlah itu, menurut Wakil Ketua KONI Bidang Organisasi Wiyono Adie, tidak mutlak. Artinya bisa berkurang, bisa pula bertambah. Kembali kepada keputusan Gubernur Kaltara yang diperkirakan keluar bulan ini.
“Tinggal kembali kepada kebijakan akhir political will dari pengambil kebijakan,” ujar Wiyono Adie kepada awak media, Jumat (5/8/2022).
“Green light sudah ada, tinggal sekarang menunggu dalam satu atau dua minggu ini paling lambat, kita akan dapat dari beliau cabor apa saja. Tapi percayalah bahwa itu tidak akan kurang terlalu banyak karena pertimbangan beliau nanti tempat dan sebagainya,” lanjutnya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Seperti Dispora maupun DPRD Kaltara. Hasilnya, menurut Wiyono Adie, pelaksanaan porprov mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak.
Dari rencana yang sudah disusun, cabor lebih banyak dimainkan di Bulungan. Sedangkan di Tarakan hanya diperkirakan 7 cabor saja.
Pertimbangannya, KONI Kaltara melihat sisi history. Dimana, Bulungan merupakan ibu kota Kaltara. Selain itu, fasilitas juga menjadi pertimbangan. Dimana Bulungan dinilai memiliki fasilitas gedung alternatif yang bisa memback-up pertandingan. Seperti gedung milik Brigif 24/Bulungan Cakti.
Disinggung anggaran, Wiyono Adie mengaku sudah dialokasikan oleh Pemprov Kaltara. Namun, ia enggan menanggapi lebih jauh karena bukan kewenangannya menjawab.
Hanya saja dari hasil pertemuan dengan DPRD Kaltara, Wiyono menangkap statement politik bahwa legislatif yang siap memback-up anggaran, termasuk jika diperlukan dalam APBD perubahan. Tugas KONI Kaltara saat ini adalah mendesain kembali rencana anggaran untuk porprov.
“Berapa nominalnya, itu ada kawan yang mengurus. Tetapi secara kasat mata, yang didengar waktu hearing sudah jelas,” tegasnya. (jkr)
Discussion about this post