TARAKAN – Kapolri mengimbau organisasi masyarakat dapat terlibat dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Imbauan itu disampaikan Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik saat bersilaturahim dengan tokoh masyarakat dalam bersinergi menjaga situasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kopitiam, Minggu (21/12/2025).
Hal itu direspon positif Ketua Pimpinan Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Tarakan, Drs. K.H. Abdul Samad, Lc, M.Pdi. Pihaknya siap membantu kepolisian dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.
“Insya Allah, karena ada himbauan dari polres,” ujar Abdul Samad kepada awak media, ditemui usai menghadiri kegiatan tersebut.
Pria yang juga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan menilai hal ini tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Justru agama menganjurkan wujud menjaga persatuan sesama warga negara Indonesia. Yang tidak dibolehkan dalam agama Islam adalah mengikuti cara beribadahnya.
“Jadi kita tidak merusak aqidah, kita hanya menjaga persatuan dan kesatuan. Itu juga perintah agama, hubbul wathon minal iman, cinta tanah air bagian daripada iman kita. Jadi kalau ada saudara-saudara kita beribadah kita bantu keamanannya menjaga tempat ibadahnya,” tegas Abdul Samad.
Abdul Samad belum bisa memastikan berapa personel yang akan diturunkan. Namun yang jelas PC NU Tarakan memiliki sejumlah sayap organisasi. Seperti GP Ansor dan Banser yang sering terlibat dalam berbagai kegiatan pengamanan. (jkr)
Gempa Bumi Tektonik M7,1 di Kepulauan Talaud, Sultra, Tidak Berpotensi Tsunami
TARAKAN - Wilayah Pantai Timur Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sultra) diguncang gempa tektonik pada Sabtu (10/1/2026) pukul 21.58.25 WIB. Hasil...
Read moreDetails


















Discussion about this post