TARAKAN – Musyawarah Wilayah (Muswil) III Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara (Kaltara) telah berlangsung dengan lancar dan kekeluargaan.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pertemuan Hotel Royal Tarakan, Jumat (5/12/2025) yang dibuka Ketua Bidang Penguatan Eksekutif, Legislatif dan Pengurus DPP PKB, A. Halim Iskandar.
“Alhamdulillah sudah terlaksana dengan penuh suasana kekeluargaan. Tidak ada konstalasi yang berlebihan,” ujar Sekretaris DPW PKB Kaltara, Muhammad Samir, Senin (8/12/2025).
Dari hasil muswil, Samir -sapaan akrabnya membeberkan ada 4 nama yang direkomendasikan ke DPP PKB sebagai calon Ketua DPW PKB Kaltara. Namun ia tidak bisa menyebutkan namanya. Karena menjadi konsumsi internal PKB.
“Di PKB Kaltara itu ada 4 nama yang muncul. Namun saya tidak bisa menyebutkan namanya karena hal ini dikonsolidasikan di internal dan dibawa langsung orang DPP,” tutur Samir.
Selanjutnya figur-figur tersebut akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan dilaksanakan di Sekretariat DPP PKB di Jakarta yang dijadwalkan pada 8 dan 9 Desember.
“Semua akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti UKK. Apabila ada yang tidak hadir maka akan gugur dengan sendirinya,” ungkap Samir.
Diperkirakan hasilnya telah keluar bulan ini juga sehingga dapat diketahui siapa yang menjadi Ketua DPW PKB Kaltara di akhir tahun.
Sementara itu, hasil muswil lainnya juga merekomendasikan sejumlah target untuk dilaksanakan pengurus ke depan.
Di antaranya suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan sukses Pemilihan Legislatif (Pileg). Di mana diharapkan pengurus ke depan dapat meningkatkan perolehan kursi di masing-masing daerah pemilihan.
“Di antaranya peningkatan-peningkatan kursi seperti di DPRD provinsi dari 2 menjadi 4 kursi. Kemudian di Tarakan kita berharap menjadi pimpinan DPRD entah itu ketua atau wakil ketua. Begitu juga di kabupaten lainnya,” beber Samir.
Sedangkan untuk target DPR RI masih digodok dan pihaknya menyerahkan ke DPP PKB. Karena persaingan di Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara cukup sulit yang hanya menyediakan 3 kursi.
Pihaknya menunggu keputusan DPP PKB apakah ada penugasan kader dari pusat yang akan diusung di dapil Kaltara atau memberikan kesempatan kepada kader terbaik di Kaltara untuk bertarung. (jkr)

















Discussion about this post