TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengajak seluruh pelajar untuk membiasakan menabung sejak dini. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Indonesia Menabung 2026.
Puncak peringatan di Tarakan berlangsung di Halaman SMP Negeri 2 Tarakan, Rabu (26/8/2026). Hadir Kepala OJK Kaltim Kaltara, Perwakklan Bankaltimtara, Rektor Universitas Borneo Tarakan, Bunda PAUD Tarakan, sejumlah kepala organisasi pimpinan daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, kepala sekolah, guru serta pelajar dari sejumlah sekolah di Tarakan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menegaskan bahwa gerakan menabung bukan soal besar kecilnya nominal, tetapi tentang membangun karakter disiplin dan hemat sejak usia dini.
Usia 0 sampai 14 tahun adalah masa paling penting dalam pembentukan karakter anak. Karena itu kebiasaan baik seperti disiplin, jujur, rajin dan hemat harus ditanamkan sejak kecil melalui kegiatan sederhana seperti menabung.
“Belajar menabung ini penting. Tidak mesti besar, yang penting banyak-banyak berkali-kali. Bisa seribu, seribu satu hari boleh. Tapi tabungan jangan dikasih pegang sama ibunya, nanti habis juga itu barang,” canda Wali Kota disambut tawa peserta.
“Gerakan kejar satu pelajar satu tabungan ini sebenarnya bukan pada persoalan seberapa besar anak-anak kita memberi tabungan. Tapi adalah membiasakan kebiasaan menabung itu adalah membangun karakter dia sejak kecil, supaya bisa hidup berhemat, hidup disiplin, hidup punya perhitungan,” jelas wali kota.
Orang nomor satu di Pemkot Tarakan ini juga mengapresiasi capaian program menabung pelajar di Tarakan. Data dari Bank Kaltimtara mencatat sudah ada sekitar 25 ribu rekening pelajar dengan total tabungan mencapai Rp35,8 Miliar.
Ia pun meminta sekolah, Dinas Pendidikan, hingga Kantor Kementerian Agama untuk terus mendorong program satu pelajar satu rekening.
Wali kota juga menyarankan agar hadiah lomba atau apresiasi untuk pelajar diberikan dalam bentuk tabungan, bukan uang tunai.
Menurut wali kota, dengan membiasakan menabung sejak kecil, diharapkan anak-anak Tarakan kelak memiliki literasi keuangan yang baik dan tidak mudah tergiur investasi bodong.
Pemkot Tarakan memastikan akan terus konsisten mendukung gerakan menabung pelajar sebagai bagian dari pendidikan karakter. (jkr)













Discussion about this post