TARAKAN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara (Kaltara), Yansen Tipa Padan memastikan pihaknya telah bersinergi dengan DPP Partai Demokrat dalam melaksanakan program kerja.
Dibuktikan dengan capaian yang diperoleh pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang mampu mempertahankan satu kursi di DPR RI, menambah perolehan kursi menjadi 6 kursi di DPRD Kaltara dan pencapaian signifikan di sejumlah kabupaten dan kota di Kaltara.
“Kami bersyukur hubungan kerja kami dengan DPP berjalan dengan baik. Itu terbukti dari perolehan suara kami baik kabupaten, provinsi dan pusat. Itu tidak lepas dari sinergitas dari kebijakan daerah yang selalu menurut kepada DPP,” ujar Yansen TP kepada awak media, Selasa (13/1/2026).
Akan tetapi ia juga mengakui masih banyak yang perlu dibenahi dalam mewujudkan target partai meraih kemenangan di pemilu 2029.
Sebab ia menilai tantangan di Kaltara tidak sesederhana seperti yang dipikirkan. Kondisi geografis Kaltara menjadi salah satu alasannya.
Yansen membeberkan, Kaltara memiliki lima kabupaten dan kota, 55 kecamatan, tidak kurang dari 500 desa dan kelurahan serta 2 ribuan Rukun Tetangga (RT). Kondisi geografisnya juga tidak semua mudah dijangkau.
Dengan kondisi itu, Yansen menilai DPD Partai Demokrat Kaltara harus memiliki pola tersendiri untuk merealisasikan target yang dicanangkan partai.
Karena itu, Yansen menekankan pentingnya kader membangun fanatisme masyarakat terhadap Partai Demokrat. Dengan menunjukkan karakter sebagai partai yang nasionalis – religius
“Kita harus punya pola tersendiri tidak sama seperti di pulau Jawa karena dari kabupaten bisa langsung ke RT-RT atau ranting tapi kalau kita kan tidak bisa ini jadi persoalan. Sehingga yang paling utama adalah fanatisme ini yang harus dibangun Bagaimana fanatisme masyarakat dibangun dan itu tidak terlepas pada Bagaimana karakter partai kalau Partai Demokrat kan jelas nasionalis religius,” tutur Yansen.
Selain itu, Yansen juga menegsskan pentingnya membangun pemahaman di masyarakat bahwa Partai Demokrat terbuka untuk semua orang.
Artinya tidak hanya menjadi partai yang hanya mementingkan kepentingan politik semata dengan memenangkan setiap kontestasi pemilihan, akan tetapi mengharapkan partisipasi masyarakat di Partai Demokrat. Sehingga masyarakat pun merasa bagian dari Kaltara dan bangsa.
Yansen juga menginginkan Partai Demokrat tidak sekedar berkompetisi dengan partai lain untuk meraih kemenangan, akan tetapi yang lebih penting bagaimana Partai Demokrat bertarung dengan membawa visi dan misinya serta menyadarkan masyarakat akan politik yang santun dan baik.
“Kami betul-betul membawa visi partai untuk membangun masyarakat Kaltara. Kita tidak bisa mau menang-menang saja, tapi masyarakat tidak menang. Menangnya yaitu mereka betul-betul menjadi masyarakat yang sadar berpolitik, sadar berdemokrasi dan sadar suaranya,” tegas Yansen. (jkr)













Discussion about this post