TARAKAN – Cadangan beras Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hingga tahun 2026, diperkirakan mencapai 5.845,89 kg atau 5,8 ton.
Cadangan beras ini diakumulasikan dari 2024 hingga 2026. Di mana Pemkot Tarakan pada tahun 2024 memiliki cadangan beras sebanyak 1.400 kg.
Sementara pada tahun 2025,Pemkot Tarakan memiliki cadangan beras sebanyak 2.792 kg dan di tahun 2026 diperkirakan mencapai 2.913 kg.
“Jadi cadangan pangan kita di tahun anggaran 2026 dengan akumulasi stok pangan 2024 dan 2025 sebanyak 5.845,89 kg,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepala Eddy Suriansyah kepada awak media, 8 Januari lalu.
Ada pun pemanfaatannya, Eddy Suryansyah membeberkan, sudah disalurkan Pemkot Tarakan untuk membantu korban bencana.
Kebijakan itu sesuai Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah. Di mana setiap pemerintah daerah dapat menyiapkan cadangan pangan untuk mengantisipasi kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat.
Di antaranya membantu 77 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana kebakaran dan gempa bumi sepanjang tahun 2025. Penyalurannya dilakukan simbolis pada 8 Januari 2026 sebanyak 770 kg. Di mana masing-masing kepala keluarga mendapatkan 10 kg beras.
Sebelumnya pada 3 Februari 2025, Pemkot Tarakan menyalurkan 470 kg beras untuk 47 kk.
Ia menambahkan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) sudah mengatur ada 13 jenis cadangan pangan. Untuk penyalurannya, disesuaikan dengan kondisi kemampuan daerah. Yang paling mendasar yang dapat disalurkan adalah beras. Karena itu, Pemkot Tarakan menyalurkannya kepada warga terdampak kebakaran dan gempa bumi. (jkr)
Pemkot Tarakan Miliki Cadangan Beras 5.845,89 Kg, Bisa Digunakan untuk Keadaan Darurat
TARAKAN - Cadangan beras Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hingga tahun 2026, diperkirakan mencapai 5.845,89 kg atau 5,8 ton.Cadangan beras ini...
Read moreDetails


















Discussion about this post