TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan mengapresiasi Kecamatan Tarakan Timur selaku penyelenggara yang mampu menggelar Mini Expo Lokal UMKM 2026 tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tarakan.
Mini Expo Lokal UMKM 2026 resmi ditutup pada Minggu (25/1/2026) oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Tarakan, Ajat Jatnika di sekitar Tarakan Art and Convention Center (TACC).
Even yang berlangsung sejak Jumat (23/1/2026) menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM yang berada di Kecamatan Tarakan Timur.
Acara ini terlaksana berkat partisipasi berbagai pihak. Baik pribadi, perusahaan, perbankan, BUMN hingga BUMD yang bersedia menjadi donatur.
Demikian juga dengan pendukung acara yang dengan sukarela menghibur masyarakat yang datang. Karena acara ini turut menyuguhkan hiburan kesenian, baik dari siswa maupun sanggar seni.
“Sebetulnya ini nol anggaran dari APBD. Anggarannya kalau dihitung-hitung kami butuh itu sekitar Rp80 juta. Tapi ini berkat partisipasi dan segenap yang ada di kota Tarakan, perusahaan-perusahaan yang ada di kota Tarakan khususnya yang ada di Tarakan Timur. Disampaikan oleh pak camat termasuk juga dari keterlibatan beberapa pihak hingga ini bisa terlaksana dengan sangat-sangat baik dan semua kelihatannya gratis. Untuk itu aplous untuk pak camat dan seluruh tim,” puji Ajat Jatnika.
Membacakan sambutan Wali Kota Tarakan, Ajat Jatnika menyampaikan bahwa Mini Expo Lokal UMKM ini bukan sekedar ajang pameran, namun menjadi ruang interaksi pembelajaran dan penguatan jejaring antarpelaku UMKM, dunia usaha serta pemerintah.
Kecamatan Tarakan Timur dinilai memiliki potensi menjanjikan di bidang UMKM. Ini dibuktikan dengan banyaknya produk UMKM yang ditampilkan di acara Mini Expo Lokal.
“Selama pelaksanaan kegiatan ini kita telah menyaksikan secara langsung kreativitas, inovasi serta kualitas produk UMKM Tarakan, khususnya Tarakan Timur yang terus mengalami peningkatan dan memiliki potensi besar untuk berkembang lebih luas lagi,” tutur Ajat.
Pemkot Tarakan Mengapresiasi pelaku UMKM yang telah berpartisipasi serta seluruh panitia yang. Antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa UMKM lokal memiliki tempat dan kepercayaan di hati masyarakat.
Menurutnya, Kecamatan Tarakan Timur memiliki beragam potensi ekonom.
Diharapkan potensi tersebut tidak berhenti pada kegiatan expo saja,akan tetapi ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkrit. Seperti peningkatan kualitas produk penguatan kemasan dan branding, pemanfaatan teknologi digital serta perluasan kemitraan dengan dunia usaha.
Pemkot Tarakan berkomitmen untuk menjadikan hasil dan pembelajaran ini sebagai bahan evaluasi dan dasar penyusunan program pembinaan UMKM di masa mendatang.
“Kami akan terus mendorong lahirnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat agar UMKM Tarakan Timur semakin tangguh Mandiri dan berdaya saing,” pungkas Ajat Jatnika. (jkr)













Discussion about this post