TARAKAN – Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan, Rizkiyanto menyarankan Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) dapat berkoordinasi dengan KONI Kaltara agar segera ditetapkan menjadi anggota KONI Kaltara.
Dengan demikian, secara otomatis KONI Tarakan akan mengikuti untuk menerima KSMI Tarakan menjadi anggota meski nanti harus melalui mekanisme organisasi yang diputuskan dalam rapat anggota.
Hal itu ditegaskannya menanggapi masuknya surat permohonannya dari Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) Tarakan yang ingin menjadi anggota.
“Kami sudah sarankan pengurus KSMI ini bisa koordinasi dan kolaborasi dengan KONI provinsi supaya bisa ditetapkan menjadi anggota. Nanti biasanya di tingkat kabupaten kota akan mengikuti kalau mereka terdaftar. Tapi mekanismenya tetap melalui rapat anggota,” ujar Rizkiyanto.
Ia menegaskan pada prinsipnya KONI Tarakan mendukung cabang olahraga yang ingin menjadi anggota. Terlebih sepak bola mini merupakan olahraga yang sedang trend dan banyak digemari masyarakat saat ini.
Potensinya mencetak atlet berbakat juga cukup besar. Sebab basic olahraga ini adalah sepak bola maupun futsal.
“Prinsipnya kami di KONI Tarakan, siapapun cabang olahraga baru pasti kita dukung,” tegas Kiky -sapaan akrabnya.
Adapun terhadap keputusan sepak bola mini ikut memperkuat kontingen Tarakan di Porprov II/2026, Kiky mengaku pihaknya akan berkoordinasi terlebihdulu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Karena menyangkut anggaran yang diberikan.
Kami akan berkoordinasi dulu dengan pemerintah kota karena menyangkut anggaran, bukan hanya cabang olahraga ini saja,” tutur Rizkiyanto. (jkr)













Discussion about this post