TARAKAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara) turut berduka atas meninggalnya atlet panjat tebing, Philipus Rinaldi Ama Payong Ata Mukin.
Insan olahraga di Bumi Benuanta berduka. Salah satu atlet petonsial di cabang olahrga panjat tebing, Philipus Rinaldi Ama Payong Ata Mukin, meninggal dunia.
Kabar itu diketahui setelah viral di media sosial. Informasi yang diperoleh, Philipus meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan pada Sabtu petang (3/1/2026) di Nunukan.
Wakil Ketua Umum II KONI Kaltara Bidang Pembinaan dan Prestasi, H. Widodo Dwi Santosa mengaku baru juga mengetahui kabar tersebut.
Mewakili KONI Kaltara, ia pun mengucapkan belasungkawa yang sedalamnya terhadap meninggalnya salah satu atlet potensial yang dimiliki Kaltara ini.
“Kami turut berbela sungkawa yang mendalam terhadap meninggalnya saudara Philipus Rinaldi, atlet panjat tebing,” ujar Widodo kepada awak media, Minggu (4/1/2026)
Widodo mengakui Philipus merupakan atlet potensial Kaltara. Di mana ia turut memperkuat kontingen Kaltara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara.
Menurutnya philipus memiliki potensi sebagai atlet berprestasi karena usianya masih muda yang baru berusia 22 tahun. Philipus masih berpeluang mengikuti PON XXII/2028 di NTB dan NTT.
“Secara prestasi sebetulnya atlet ini mempunyai masa depan yang cerah karena umurnya juga masih muda dan prospek pengembangan kedepannya masih panjang,” tutur Widodo. (jkr)
Jalin Kolaborasi dengan Wartawan di Kaltara, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Media Gatering
TARAKAN - Menjalin sinergi dengan wartawan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Media Gathering di Studio XXI, Tarakan Mall,...
Read moreDetails



















Discussion about this post