TARAKAN – Salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang dimuliakan Allah SWT adalah bulan Rajab. Karena terdapat banyak keutamaan di dalamnya.
Kerena itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan, Drs. K.H. Abdul Samad, Lc., mengajak umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dengan meningkatkan ibadah di bulan Rajab.
Menurutnya, saat ini sudah masuk 1 Rajab 1447 Hijiriah yang jatuh pada 22 Desember 2025. Momentum ini perlu disikapi umat Islam dengan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
Seperti melaksanakan puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, melaksanakan salat wajib berjemaah di masjid, memperbanyak salat sunnah, rajin berdoa dan lain-lain.
“Nanti malam kan masuk malam pertama. Jadi kalau dalam Islam itu bulan Rajab disunnahkan untuk melatih diri berpuasa, banyak berdoa. Doanya itu Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana, wa ballighnaa Ramadhaana,” ujar Abdul Samad, Minggu (21/12/2025).
“Nabi dengan sahabat itu begitu, dari bulan Rajab sudah membiasakan diri banyak bersedekah, salat-salat sunnah, salat berjamaah,” sambung Abdul Samad.
Bulan Rajab ini juga diibaratkan Abdul Samad sebagai bulan untuk mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan yang menyisakan kurang lebih dua bulan lagi.
Dengan membiasakan diri melaksanakan berbagai macam ibadah dari sekarang, diharapkan sudah lancar beribadah saat Ramadan nanti.
“Ibaratnya kalau di bulan Rajab itu menanam, Sya’ban itu menyirami dan di bulan Ramadan kita panen. Jadi kita salat di bulan Ramadan bisa khusyuk karena sudah terbiasa di bulan Rajab ke Sya’ban. Tapi kalau di bulan Rajab tidak dibiasakan, Sya’ban juga tidak dibiasakan nanti di bulan Ramadan itu paling hari pertama saja dia ke masjid salat tarawih, malam ke 10 sudah tidak pergi lagi,” jelas pria yang juga menjabat Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tarakan. (jkr)
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
TANGERANG - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama jajaran melakukan audiensi bersama manajemen PT...
Read moreDetails



















Discussion about this post