TARAKAN – Warga mengeluhkan kerusakan salah satu titik di Jalan Slamet Riyadi, RT 26, Kampung Bugis, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat.
Hal itu diakui Ketua RT 26, Muhadi. Keluhan tersebut disampaikan warga saat rembuk warga pada Senin (28/12/2025).
“Tanggal 28, kami mengadakan rapat warga intinya warga mengeluhkan dengan adanya kerusakan itu,” ujar Muhadi, Selasa (29/12/2025).
Dijelaskan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi sejak tiga bulan lalu. Padahal sebelumnya jalan tersebut mulus saja dilewati. Diduga dampak aktivitas pembangunan di sekitar jalan tersebut.
“Kemarin itu gara-gara ada aktivitas di situ, dikasih semen, masuk ke badan jalan, harusnya kan nggak boleh. Akhirnya air tidak bisa ke parit, karena dia punya lebih tinggi dari jalan,” beber Muhadi.
Menurut Muhadi, Keluhan itu telah disampaikannya secara lisan kepada Lurah Karang Anyar. Ia juga berencana menyampaikan secara tertulis.
Purnawirawan Polri ini mengaku mengaku sejauh ini memang tidak terjadi kecelakaan di jalan tersebut. Akan tetapi tetap saja mengganggu kenyamanan pengendara serta kelancaran arus lalu lintas. Kondisinya bisa lebih parah apabila terjadi banjir.
Karena itu warga berharap ada solusi perbaikan jalan sehingga pengendara bisa melintas dengan nyaman dan aman.
“Warga intinya mengeluhkan jalan itu, bagaimana solusi dan saya sudah sampaikan ke pak lurah. Saya disuruh buat surat secara resmi yang nanti dilanjutkan ke tingkat atas,” ungkap Muhadi.
Sekedar diketahui, berdasarkan papan jalan yang tertera, jalan tersebut merupakan jalan kota yang artinya di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.
Muhadi menilai, perbaikan jalan itu tidak bisa menggunakan dana RT. Mesti ada penanganan dari Pemkot Tarakan. (jkr)
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
TANGERANG - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama jajaran melakukan audiensi bersama manajemen PT...
Read moreDetails



















Discussion about this post