TARAKAN – Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKM-Bone) Kota Tarakan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Hotel Galaxy, Tarakan, Minggu (2/11/2025).
Acara ini dibuka Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes serta dihadiri sejumlah anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), tokoh Sulawesi Selatan, tokoh masyarakat dan puluhan warga KKM-Bone di Tarakan.
Ketua KKM-Bone Kota Tarakan Agustan menjelaskan acara ini digelar untuk memilih Ketua dan menyusun kepengurusan masa bakti 2025-2030, seiring berakhirnya pengurus periode 2020-2025.
“Ini agenda 5 tahun sekali dalam rangka pemilihan Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone,” ujar Agustan kepada awak media.
Agustan menegaskan ia tidak maju lagi. Karena menginginkan adanya regenerasi pengurus. Agustan berharap pengurus baru nanti dapat memperhatikan dan mensejahterakan warga Bone di Tarakan.
“Saya selaku ketua mulai tahun 2000 sampai 2025 tidak maju lagi sebagai calon ketua. Karena kita mau ada regenerasi kepemimpinan. Kemudian kita mau masyarakat ini saling berganti menjadi seorang pemimpin karena paguyuban ini berbeda dengan organisasi lain,” tutur Agustan.
“Harapan kita bagaimana ketua nanti bisa mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Bone, saling silaturahmi dengan masyarakat, mengetahui permasalahan-permasalahan yang timbul di masyarakat Bone,” harap Agustan.
Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini berterima kasih kepada pengurus demisioner yang telah membantunya menjalankan organisasi selama ini.
Ia menilai kepengurusan KKM Bone di bawah kepemimpinannya berjalan dengan baik dan berhasil dengan menggelar banyak kegiatan di bidang sosial, meskipun diwarnai dinamika organisasi.
Sementara itu Ketua Panitia, Muhammad menjelaskan agenda muscab ini ada dua. Pertama mendengar laporan pertanggungjawaban pengurus KKM Bone 2020-2025. Selain itu melakukan pemilihan ketua KKM Bone periode 2025-2030.
Terkait pemilihan Ketua KKM Bone, Muhammad menjelaskan hanya ada satu calon yang mendaftar dan lolos persyaratan. Yaitu AKP Taharman juga personel Polda Kaltara.
“Setelah dilakukan penjaringan selama dua bulan hanya ada satu calon yang mendaftar sehingga nanti di sesi kedua kita hanya minta persetujuan peserta muscab untuk mengesahkan calon tunggal yang ada. Nanti kita minta kepada calon tugas kita untuk tetap menyampaikan visi misinya di hadapan warga Bone,” ujar Muhammad.
“Beliau sudah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan tim penjaringan dan steering committe. Persyaratannya pada umumnya sama saja. Di antaranya warga negara Indonesia. Kemudian syarat khususnya adalah dia keturunan Bone dari jenis bapak atau ibu, walaupun dia lahir di Tarakan. Yang kedua dipastikan dia punya komitmen untuk membesarkan kerukunan Bone dan membantu masyarakat seperti warga terlantar atau tidak mampu itu salah satu tugas pokok paguyuban,” sambung Muhammad.
Muhammad menambahkan setelah terpilih ketua baru, akan diberi waktu dua minggu untuk menyusun kepengurusan. Dilanjutkan dengan pelantikan dan rapat kerja. (jkr)
Vokal Perjuangkan Indonesia Timur, Hasan Basri Suarakan Isu Strategis di Sidang Paripurna DPD RI
JAKARTA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD...
Read moreDetails



















Discussion about this post