• Beranda
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
    • Akhirnya, 33 Dusun Terpencil Sulawesi Selatan Dilistriki PLN, Menyala 24 Jam!
  • Terms And Conditions
Jendela Kaltara
  • Home
  • Nasional
    Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum

    Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum

    Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

    Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

    Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

    Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

    Hasan Basri Ajak Sahabat HB Pererat Silaturahmi Lewat Outbound

    Hasan Basri Ajak Sahabat HB Pererat Silaturahmi Lewat Outbound

    Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

    Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

    SEF 2026: Pembiayaan Syariah Perluas Kapasitas Usaha Produktif

    SEF 2026: Pembiayaan Syariah Perluas Kapasitas Usaha Produktif

    KPwBI Kaltara Sabet Silver Winner AHI 2026

    KPwBI Kaltara Sabet Silver Winner AHI 2026

    Cegah Stunting Sejak Janin, POGI Kaltara dan Pegadaian Periksa Gratis Puluhan Ibu Hamil

    Cegah Stunting Sejak Janin, POGI Kaltara dan Pegadaian Periksa Gratis Puluhan Ibu Hamil

  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum

    Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum

    Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

    Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

    Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

    Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

    Hasan Basri Ajak Sahabat HB Pererat Silaturahmi Lewat Outbound

    Hasan Basri Ajak Sahabat HB Pererat Silaturahmi Lewat Outbound

    Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

    Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

    SEF 2026: Pembiayaan Syariah Perluas Kapasitas Usaha Produktif

    SEF 2026: Pembiayaan Syariah Perluas Kapasitas Usaha Produktif

    KPwBI Kaltara Sabet Silver Winner AHI 2026

    KPwBI Kaltara Sabet Silver Winner AHI 2026

    Cegah Stunting Sejak Janin, POGI Kaltara dan Pegadaian Periksa Gratis Puluhan Ibu Hamil

    Cegah Stunting Sejak Janin, POGI Kaltara dan Pegadaian Periksa Gratis Puluhan Ibu Hamil

  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Jendela Kaltara
No Result
View All Result

Terima Laporan Tiga Siswa SDN 051 di Tarakan Tidak Naik Kelas Tiga Tahun Berturut-turut, KPAI Klarifikasi dengan Pihak Terkait

Redaksi Jendela Kaltara by Redaksi Jendela Kaltara
24 Nov 2021
0 0
0
Terima Laporan Tiga Siswa SDN 051 di Tarakan Tidak Naik Kelas Tiga Tahun Berturut-turut, KPAI Klarifikasi dengan Pihak Terkait

Pertemuan KPAI dan pihak terkait membahas persoalan tiga siswa SDN 051 Juata Permai tidak naik kelas tiga tahun berturut-turut. (foto: jendelakaltara.co)

0
SHARES
49
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

TARAKAN – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) datang ke Tarakan dalam upaya penyelesaian persoalan tiga siswa SDN 051 Juata Permai yang tidak naik kelas tiga tahun berturut-turut.

Persoalan ini menjadi viral setelah KPAI menerima laporan kasus tersebut. Diduga karena pihak sekolah melakukan intoleransi dan diskriminasi keyakinan terhadap kepercayaan orangtua mereka.

BacaJuga

Perumda Tirta Alam Tarakan Kembali Berlakukan Air Bergilir di Tarakan Tengah

10 Oktober 2026

KPwBI Kaltara Bersama GenBI Gelar SEMARAK, Sediakan Cek Kesehatan Gratis hingga Edukasi CBP

5 Oktober 2026

Program Belimpun Taka Tagas Bawa Tarakan Raih TPID Award 2026

25 September 2026

Untuk itu, lembaga pemerintah yang menangani persoalan anak ini melakukan klarifikasi terhadap laporan tersebut, dengan mengcroscek kepada pihak-pihak terkait di Tarakan.

Dalam pertemuan di SDN 051 Juata Permai, Selasa (23/11/2021), hadir Komisioner KPAI Retno Listyowati dan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kaltara Jarwoko.

Sementara dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hadir Kepala Dinas Pendidikan Tajuddin Tuwo, Kepala Pembedayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Mariyam, Kepala Bagian Hukum Setda Tarakan Sopian, serta sejumlah guru sekolah.

Usai pertemuan, kepada awak media, Komisioner KPAI Retno Listyowati mengapresiasi hasil yang dicapai dalam pertemuan, meskipun belum final. Ia menilai sudah ada itikad baik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami KPAI secara umum mengapresiasi kemajuan dari keputusan hari ini (kemarin, red). Meskipun mungkin baru besok (hari ini, red) kita finalkan. Tapi inikan sudah mengerucut,” ungkap Retno Sulistyo.

Menurut wanita berhijab ini, kasus tersebut memang masih berperkara di pengadilan, di mana kuasa hukum penggugat kembali melayangkan gugatan pada Oktober 2021. Namun bagi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi maupun KPAI, kepentingan peserta didik harus diutamakan.

Karena itu, kedatangan pihaknya ke Tarakan untuk mancarikan jalan keluar terbaik bagi ketiga siswa tersebut, dengan duduk satu meja membahas persoalan itu.

Dalam pertemuan itu, menurut Retno Listyowati, sempat dibicarakan langkah ke depan. Apakah memungkinkan praktik pendidikan agamanya dilakukan di tempat ibadah komunitas mereka. Sedangkan pengetahuan dan sikapnya diserahkan kepada guru sekolah. Namun, hal itu akan dibicarakan lebih lanjut pada pertemuan hari ini.

“Sempat dibicarakan ke depan apakah nanti praktiknya pada pengetahuannya pada si guru yang di sini (sekolah), kemudian sikapnya juga, tapi praktik apakah memungkinkan untuk dilakukan di tempat ibadah si anak ini. Nantikan itu akan dicarakan besok,” ujar Retno Sulistyowati kepada awak media, ditemui usai pertemuan, Selasa (23/11/2021).

Sepengetahuannya, ada ketentuan yang mengatur terkait hal itu. Apabila tidak ada guru yang seagama dengan anak, maka keputusannya diserahkan kepada tempat ibadah atau komunitas agamanya. Akan tetapi, pihaknya masih akan mendiskusikan hal ini kepada Mendikbudristek sekembali ke Jakarta, apakah bisa memberikan hal itu.

Kepala LPMP Kaltara Jarwoko mengakui belum ada aturan yang mengatur tentang itu, meskipun Dirjen terkait secara lisan melalui pesan WhatsApp (WA) memberikan solusi agar pembelajaran agama yang tidak terakomodir diserahkan ke komunitas mereka.

“Pak Dirjen secara lisan melalui WA itu memang memberi solusi pembelajaran agama yang tidak terakomodir ya serahkan saja kepada komunitas, tapikan ini baru WA, belum jadi aturan,” tuturnya.

Diakuinya, dalam konteks pendidikan, negara baru menyediakan pendidikan bagi enam agama. Adapun yang belum dapat dilayani, ia belum mendapat gambaran apakah memungkinkan untuk dilayani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tarakan Tajuddin Tuwo mengharapkan persoalan ini dapat disikapi dengan baik dan dilakukan pendekatan-pendekatan agar bisa menyelesaikan persoalan.

“Masalah ini disikapi dengan baik dan dilakukan juga pendekatan-pendekatan agar bisa menyelesaikan persoalan itu,” harap Tajuddin Tuwo.

Dalam persoalan ini mantan Kepala Disperindagkop Tarakan ini menilai tidak adanya titik terang penyelesaian persoalan ini karena tidak pernah bertemu langsung antara kuasa hukum dan Dinas Pendidikan Tarakan. Jika hal itu terpenuhi, ia menjamin tidak ada masalah.

Terlepas hal itu, Tajuddin Tuwo membantah jika kasus ini dianggap kasus intoleransi. Karena pihaknya telah berupaya mencarikan jalan keluar terbaik.

“Saya kira intoleransinya di mana? Itu perlu dipertanyakan. Karena kalau intoleran, artinya kita tidak berkomunikasi, tidak mencarikan jalan keluar dari persoalan ini. Ini kita mau menyelesaikan persoalan itu,” tegasnya. (jkr)

Tags: #dinaspedidikankaltara#kelurahanjuatapermai#kpai#lpmpkaltara#pemkottarakan#sdn051#siswatidaknaikelas

Discussion about this post

  • Muhammad Nasir Ajak Warga Nunukan Nobar Final Indonesia vs Thailand, Jadikan Momentum Silaturahmi dan Pupuk Nasionalisme Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampil Perkasa Meski Mandiri, Panahan Kaltara Sabet 2 Perunggu di Kejurnas Senior 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perumda Tirta Alam Tarakan Kembali Berlakukan Air Bergilir di Tarakan Tengah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Program Kemendikdasmen, Disdik Tarakan Luncurkan Aplikasi Siganak Hibot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukungan Gubernur Zainal Jadi Amunisi Baru, M Nasir Minta Semua Elemen jangan Kendorkan Perjuangan DOB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum
Olahraga

Hanya Biayai 31 Cabor, Tarakan Tetap Target Juara Umum

by Redaksi Jendela Kaltara
31 Oktober 2026
0

TARAKAN - Persoalan efisiensi anggaran membuat kontingen Kota Tarakan hanya mampu membiayai 31 cabang olahraga (Cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Kontingen Tarakan Minim Anggaran, Komisi IV DPRD Kaltara Sambangi Disbudporapar Suntik Motivasi

Kontingen Tarakan Minim Anggaran, Komisi IV DPRD Kaltara Sambangi Disbudporapar Suntik Motivasi

30 Oktober 2026
Peralatan Porprov II Kaltara Tak Harus Baru, Terapkan Sistem Multifungsi dan Prioritas

Peralatan Porprov II Kaltara Tak Harus Baru, Terapkan Sistem Multifungsi dan Prioritas

29 Oktober 2026
Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

Jelang Porprov II Kaltara, Panwasrah Pastikan Kelas Tanding, Batas Usia hingga Jadwal Pertandingan Sudah Final

29 Oktober 2026
TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital

27 Oktober 2026

Tag

#anggotadprdkaltara #asminlaurahafid #ASN #bankindonesia #bulungan #bupatibulungan #bupatinunukan #bustan #covid-19 #dprdkaltara #gubernurkaltara #hasanbasri #idulfitri #kaltara #kaltaradihati #kapoldakaltara #khairul #konikaltara #kontingenkaltara #kormikaltara #KPwBIprovinsikaltara #nunukan #pemilu2024 #pemkabbulungan #pemkabnunukan #pemkottarakan #pemprovkaltara #pileg #pilkada2024 #pilpres #pjwalikotatarakan #poldakaltara #polisi #polrestarakan #polri #presisi #senatorkaltara #syarwani #tarakan #tarakanhibot #tarakansmartcity #wakilgubernurkaltara #walikotatarakan #yansentp #zainalarifinpaliwang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms And Conditions

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Bulungan
    • Malinau
    • Nunukan
    • Tana Tidung
    • Tarakan
  • Hiburan
    • Sosial Budaya
    • Kuliner
    • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab KTT
    • Pemkot Tarakan
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Pendidikan