TARAKAN – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) masih sesuai jadwal. Opening Ceremony direncanakan bertepatan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 pada 9 September di Malinau.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov II/2026, Wiyono Adie, seiring sangat siapnya Malinau menjadi tuan rumah.
“Yang menjadi gonjang-ganjing adalah masalah dana menurut mereka, tapi bagi Malinau, tidak ada persoalan. Maka sesuai dengan program yaitu tanggal 9 September pembukaannya di Hari Olahraga Nasional, kalau tidak ada perubahan yang prinsip. Karena sudah siap semuanya di Malinau,” ujar Wiyono Adie kepada awak media, Kamis (7/5/2026).
Persiapan menghelat pesta olahraga multi event terakbar se Kaltara ini pun telah dilakukan jauh hari. Dijelaskan Wiyono Adie, persiapan sudah dilakukan sejak Februari 2025 dengan melaksanakan evaluasi kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Seperti venue, home stay dan lain-lain.
Sebelumnya, Malinau ditetapkan sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Keputusan ini mengacu pada hasil Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltara tahun 2024.
Pasca ditetapkan, KONI Kaltara juga langsung melakukan persiapan. Dimulai dengan membentuk panwasrah yang akan mengevaluasi sarana dan prasarana pendukung.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan sampai dengan September, Wiyono Adie menilai sarana dan prasarana pendukung di Malinau telah memadai.
“Kita lakukan 2025 starting sampai pada pertengahan di kisaran September itu sarana dan prasarana pendukungnya sudah memadai baik yang renovasi maupun yang akan dibangun baru,” ungkap Wiyono.
Kesiapan ini juga dipertegas lagi dengan pernyataan Bupati Malinau ketika menghadiri Rakerprov KONI Kaltara Dimana ditegaskan bahwa tuan rumah sangat siap menyelenggarakan porprov sesuai jadwal.
“Pada dasarnya tidak ada alasan untuk tidak bisa diselenggarakan di Malinau dan itu diterjemahkan oleh Bupati Malinau pada saat rakerprov. Artinya dukungan sarana dan prasarana venue maupun dukungan finansial tidak ada masalah, termasuk di dalamnya evaluasi home stay untuk atlet,” beber Wiyono.
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua I KONI Kaltara Bidang Organisasi dan Kesejahteraan Pelaku Olahraga ini menegaskan bahwa persiapan menghelat Porprov II/2026 sejauh ini masih on the track.
Bahkan menjelang beberapa bulan tersisa, pihaknya akan tancap gas melaksanakan berbagai persiapan. Di antaranya akan menetapkan technical delegate (TD).
Karena itu, Wiyono mengaku dalam waktu dekat KONI Kaltara akan menyurati pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga yang akan dipertandingkan, terkait TD.
“Besok lusa kami sudah akan menyurat kepada pengprov-pengprov olahraga supaya siap. Yang kami minta adalah penetapan technical delegate,” tutur Wiyono. (jkr)













Discussion about this post