TARAKAN – Demi memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan rela meluangkan waktunya untuk terlibat dalam kegiatan Pos Terpadu Angkutan Lebaran.
Setiap harinya relawan disebar di beberapa titik pos. Diantaranya di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan maupun, Pos Terpadu di Bandar Udara Kelas 1 Utama Juwata Tarakan maupun di Posko Terpadu depan Pasar Gusher Tarakan.
Setiap posko ditempatkan empat personel. Terdiri dari driver ambulance dan relawan. Mereka di rolling dari satu pos ke pos yang lain sehingga tetap bertugas setiap hari sejak 14 Maret 2026.
“Untuk petugas kami rolling terus, ada yang sama ada yang tidak tergantung dari teman-teman bisanya mereka Kapan yang pasti kami rolling terus untuk petugasnya,” ujar Staf Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Tarakan, Syarifah Salma.
Ia membeberkan, dalam kegiatan ini, relawan bertugas memberikan pelayanan kesehatan terutama pada pertolongan pertama.
“Kami bertugas memberikan pelayanan pertolongan pertama, juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan pemudik untuk arus mudik Dan juga arus balik,” bener Syarifah.
Selain itu relawan juga memberikan pelayanan ambulance untuk evakuasi rujukan apabila ada pasien yang membutuhkan.
Meski demikian pihaknya juga memberikan pelayanan untuk pertolongan pertama atau evakuasi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Relawan telah dibekali berbagai keterampilan pertolongan pertama yang diperoleh selama mengikuti latihan palang merah. Sehingga mereka dinilai mumpuni untuk bertugas.
Para pemudik yang merasa kurang sehat atau kelelahan ketika akan melakukan perjalanan, Syarifah menghimbau dapat mengecek terlebih dulu kesehatannya di posko terpadu untuk dicek kesehatannya oleh relawan dari PMI Tarakan. (jkr)













Discussion about this post