TARAKAN – Menjelang semakin dekatnya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II/2026 Kalimantan Utara (Kaltara), Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Utara (Kaltara) Steve Singgih Wibowo mengharapkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan cabang olahraga.
Terutama kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Ia berharap dukungan penuh agar kontingen Tarakan dapat mempertahan juara umum.
“Saya minta perhatian juga lah untuk pemerintah kota, dispora, untuk bisa dapat mempertahankan juara umum. Jangan juaranya yang dieforiakan. Tetapi awal untuk pelatihan untuk pembinaan enggak berjalan,” ujar Steve.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat proses seleksi di beberapa cabor seperti panahan, menjadi kendala. Seharusnya, anggaran seleksi ditanggung KONI daerah masing-masing. Bukan dibebankan orang tua.
“Kalau jumlahnya besar seperti panahan harus ada seleksi. Anggaran seleksi ini kan harusnya di bawah KONI daerah masing-masing. Nah kalau untuk Tarakan ini kan kita lihat kecil sekali,” tutur Steve.
Ia menyayangkan jika pembinaan atlet justru dibebankan kepada orang tua, sementara pemerintah dinilai kurang hadir.
Steve membandingkan dengan Malinau dan Bulungan yang dinilai sudah siap dengan dukungan dari pemerintah daerahnya.
“Kalau Malinau kan sudah siap, anggaran sudah, siap. Kemudian Bulungan sudah bagus juga. Untuk pembinaan kita aja nih (Tarakan) yang harus butuh perhatian dari pemerintah Tarakan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menyeimbangkan alokasi anggaran olahraga dengan organisasi lainnya. Mengingat organisasi olahraga menaungi banyak cabang olahraga yang membina atlet secara berlapis. (jkr)













Discussion about this post