TARAKAN – Bertepatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada 2 Mei, Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan melauncing aplikasi Sistem Informasi Gerakan Anak Berkarakter, Handal, Inovatif, Berbudaya, Unggul dan Tangguh atau Siganak Hibot.
Launching dilakukan langsung Wali Kota Tarakan, dr. H. Kairul, M.Kes di hadapan jajaran Dinas Pendidikan di Hall SMP Negeri 2 Tarakan.
Kepala Disdik Tarakan, Tamrin Toha menjelaskan, hadirnya aplikasi tersebut untuk mendukung program Kemendikdasmen. Yaitu Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman serta 7 Kebiasaan Anak Indoensia Hebat.
“Aplikasi ini akan dipakai di sekolah-sekolah untuk menerapkan budaya sekolah aman dan nyaman, termasuk 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujar Tamrin Toha, Senin (4/5/2026).
Dijelaskan dengan aplikasi ini, guru dapat memantau secara digital terkait karakter siswa. Karena siswa atau orang tua bisa menginput kegiatan yang dilakukan sehari-hari.
Seperti melaksanakan salat dan baca Al-Qur’an serta bermasyarakat. Selain itu, kegiatan di sekolah juga tidak luput dari pantauan. Misalnya rajin belajar dan bertanya.
Termasuk apabila siswa mengalami kasus bullying atau perundungan namun tidak berani malapor langsung kepada guru, bisa mengadukan melalui aplikasi tersebut dan dijamin identitas dan kerahasiaannya.
Aplikasi ini juga bisa digunakan guru sebagai salah satu pertimbangan untuk memberikan nilai raport siswa. Sebab di pendidikan itu tidak hanya bidang akademik saja tapi juga pendidikan karakter.
Tamrin Toha memastikan bahwa aplikasi ini merupakan buatan Dinas Pendidikan Tarakan. Hadirnya aplikasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan budaya sekolah aman dan nyaman dan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat.
Selama ini sebenarnya sudah dilakukan pemantauan terhadap program 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat namun baru dilakukan secara manual. Melalui aplikasi ini guru bisa memantau belakang secara digital. (jkr)













Discussion about this post