TARAKAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Tarakan melaksanakan kerja bakti di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan berupa bersih-bersih pantai, dilanjutkan menanam bibit mangrove dan ditutup membagikan bantuan berupa beras kepada warga sekitar.
Kegiatan yang dipusatkan di RT 15 ini dihadiri langsung Ketua DPD Partai Gerindra Kaltara, Ibnu Saud dan Ketua DPC Partai Gerindra Tarakan, Muhammad Yunus serta sejumlah kader dan warga sekitar.
Ketua DPD Partai Gerindra Kaltara, Ibnu Saud mengungkapkan dalam rangka emperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18, sesuai arahan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden Prabowo Subianto, hari jadi sebaiknya diperingati dengan memberikan dampak langsung ke masyarakat, bukan kegiatan ceremonial.
Karena itu, pihaknya tidak melaksanakan acara besar-besaran dengan mengundang tamu. Justru memaknai hari jadi dengan melaksanakan kerja bakti dan bakti sosial.
“Kegiatan kami benar-benar yang langsung berdampak kepada masyarakat. Makanya kemarin ada yang tanya, kami diundang kah? Saya bilang kami tidak ada acara begitu, enggak mungkin juga kami mengundang orang kalau kegiatannya kerja bakti,” ujar Ibnu Saud.
“Jadi saya klarifikasi, perayaan hari lahir Partai Gerindra memang seperti ini, tidak ada acara di gedung. Ada tapi itu mungkin pribadi, tapi kalau Gerindra tidak ada karena diperintahkan langsung melaksanakan kegiatan yang berdampak kepada masyarakat,” sambung pria yang juga menjabat Wali Kota Tarakan ini.
Ibnu Saud menegaskan bahwa kegiatan seperti ini juga dilaksanakan di daerah lainnya di Kaltara. Seperti dalam waktu dekat, Ibnu Saud akan menghadiri kegiatan serupa di Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Tarakan, Muhammad Yunus mengungkapkan dipilihnya RT 15 Pantai Amal sebagai lokasi kegiatan karena kondisi lingkungan di wilayah tersebut banyak berserakan botol plastik bekas pelampung budidaya umput laut.
“Memang sudah direncanakan. Kaena kita lihat bersama bahwa sampah botolnya banyak dan pohon-pohon mangrovenya berkurang. Jadi kita coba menanam kembali,” ujar Muhammad Yunus.
Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Tarakan ini cukup prihatin dengan kondisi sampah yang banyak di wilayah itu. Untuk itu, pihaknya akan mencarikan solusi agar persoalan sampah bisa terurai.
“Kami akan coba menelusuri bagaimana agar sampah plastik ini ada manfaatnya bagi masyarakat. Rencananya kami akan mencari dulu pasarannya kalau beli mesin pencacah. Kalau memang ada kami akan beli,” tutur Yunus. (*)













Discussion about this post